Yogyakarta, Kansnews.com – Hebat, siswa-siswa SMAN 1 Kota Malang kembali meraih medali emas pada Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (Kreasi) 2026 Tingkat SLTA Sederajat yang dilaksanakan di Ball Room Hotel Sahid Yogyakarta 19 – 22 Oktober 2026.

Najwa Syahda Arisa dan Aulia Widya Larasati, dua ilmuwan putri siswi SMAN 1 Kota Malang yang baru duduk di kelas 11 IPA, berhasil mengalahkan ratusan peserta lainnya dari seluruh Indonesia dengan karya Cool-Brick (Bata Ringan) Non Struktural Berbasis Komposit Hydrophobic EPS Styrofoam dan Abu Sekam Padi/RHA.

Kompetisi Kreasi 2026 tersebut dilaksanakan oleh Abak Academy, berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Pusat Riset dan Kependudukan BRIN yang menyaring ratusan peserta dari berbagai kategori lomba dari seluruh Indonesia.

Najwa Syahda Arisa, siswa SMAN 1 Kota Malang yang sempat diwawancarai oleh Kansnews.com menyatakan bahwa Inovasi bata penahan panas bumi/matahari super ringan (densitas 420.89kg/m3) menggunakan 40% limbah stereofoam dan abu sekam padi.
‘’Saya bersama Aulia Widya Larasati (Audy) mengajukan ide pembuatan bata ringan kepada dewan pengajar SMAN 1 Kota Malang dan alhamdulillah disetujui,’’ kata Najwa.



Bata ringan tersebut mampu menahan beda suhu (Delta T) hingga 30.45 derajat celcius, sebagai panel dinding isolasi termal ramah lingkungan,’’ imbuhnya.

Najwa menambahkan, bata ringan (cool brick) hasil karyanya bersama Audy telah lolos uji ketahanan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Brawijaya Malang.

“Cool brick atau bata ringan termal dari limbah abu sekam padi yang menjadi komposisi utama bahan pembuatannya menggunakan rasio 1:4 dengan semen, bersama stereofoam yang menggunakan beberapa variasi 20,25,30 dan 40%, dan ternyata yang paling maksimal untuk mengurangi limbah adalah stereofoam 40%,’’ jelas Najwa dengan rinci.

Advertisement



‘’Bata ringan karya kami telah diuji di Laboratorium Teknik sipil Universitas Brawijajaya dengan uji densitas, uji kuat-tekan, daya serap air dan termal,’’ tambahnya lagi.

Bata ringan hasil karya Najwa dan Audy masuk kategori bata ringan non struktural, misalnya untuk penggunaan sebagai partisi dan bukan untuk dinding bangunan.

Muhammad Iqbal Kurniadi, pengajar SMAN 1 Kota Malang yang bertindak selaku pembimbing lomba dan menyertai Najwa dan Audy ke ajang Kompetisi Kreasi 2026 di Yogyakarta, menyatakan bahwa pihak SMAN 1 Kota Malang memang mendorong siswa-siswinya untuk terus berkarya.



‘’Kami hanya terus mendorong siswa untuk selalu kreatif dengan ide-ide brillian seperti karya Cool Brick Najwa dan Audy ini. Dan alhamdulillah, pada pengumuman hasil kompetisi pada Kamis (22/10) kemarin, karya anak-anak kami berhasil meraih medali emas,’’ kata Muhammad Iqbal bangga.

‘’Hebatnya lagi, raihan juara medali emas ini adalah kali kedua pada bulan Oktober 2026 ini setelah minggu lalu di Bali, anak-anak SMAN 1 Kota Malang juga menyabet medali emas pada ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia yang dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah 12 – 17 Oktober 2026,’’ ucapnya.

Selamat kepada Najwa dan Audy, dan para pengajar SMAN 1 Kota Malang! (p17)

Advertisement

Tinggalkan Komentar