News
Update
Bapak-bapak yang Dikunyah oleh Bayangannya Sendiri
Cerpen Marlin Dinamikanto Namanya Mbak Yem. Selebritis baru di jagat medsos. Tentu saja identitasnya gelap. Tidak tercatat di Dukcapil mana pun di seluruh dunia....
Doa Keadilan untuk Negeri
Oleh : Hikmat Subiadinata Ya Allah,Engkau adalah Yang Mahaadil,pemilik kebenaran yang tak dapat dibeli,pemilik bumi yang tak boleh dirampas,pemilik rakyat yang tak boleh diperasoleh...
Narasi
Lifestyle Today
Cinta di Bumi
Karya: ishak rafickDi langit BaliKami belajar tentang cintaApa katamu? Cinta?Yang benar saja!Mulai kapan cinta Tak menapak di bumi?Sambut suara di langit merkuriSuara ini...
Tiga Penyair, Tiga Buku, Tiga Kota
Yogyakarta, Kansnews.com - Tiga perempuan penyair dari tiga kota yang masing-masing buku puisinya telah diterbitkan, akan diluncurkan di Sastra Bulan Purnama edisi 178, Sabtu,...
Lahir Kembali dalam Cahaya
~ Puisi Esai Masuk Islamnya Angelina JolieOleh Ahmadie Thaha-000-I. Dunia Mengira Dia Telah SempurnaMereka bilang dia punya segalanya —ketenaran yang menggema di lima samudra,kekayaan...
Hidung
Saja Afnan Malaykau tampak polosintegrator memulai percakapan:kejahatan tidak bergantungwajah bengis menakutkanorang-orang keburumembuat pagardan matamupancaran teduh cenderung kesepiantempat keluh sembunyidari keramaian:karena ketajaman menusukorang-orang menyimpan peredam...
Kekekalan Energi
Puisi Slamet WidodoSaling memandang tanpa kedipan.Saling membaca buku harian.Saling menakar keterikatan.Saling sepakat madzab perubahan.Chairil Anwar sang Begawan jalanan.Yang risau akan kemerdekaan.Menggugat sosial untuk perubahan...
Si Pitung
Reportase : Red.Kisah cerita si Pitung pernah dibuat film layar lebarnya pada tahun 1970 dengan judul “si Pitung” yang disutradarai oleh SM Ardan.SM Ardan...
Rangkuk Alu di Google Doodle
KANS News || Google mempersembahkan Doodle animasi yang menggambarkan keindahan Tari Rangkuk Alu, sebuah warisan budaya dari Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya dari Suku...
Untaian Patah
Puisi Dhama DoveAwan putih abu abuBergelayut tenangDesir angin mengibas-ngibas Pucuk-pucuk pucat dedaunanSepasang burung melintasSayap-sayap tak patahAku disiniTak lagi menantiKarena sebentar lagi Ku kan melangkahJauh...jauhTak...










































