Update
Corpus Delicti: Membaca Jejak Sang Pengacara Panas
Dramaturgi, Performativitas Linguistik, dan Dehumanisasi Ruang Publik dalam Teater PeradilanOleh: Gus Nas Jogja Panggung Miring di Luar Ruang SidangDalam postulat positivisme hukum klasik—sebagaimana digaungkan...
Dialog Kritis Cak Mad dan Sayuti Assyathrie
Tanggapan atas artikel Sayuti Assyathrie: “Distorsi Memori dan Jalan Pulang Konstitusional’’ Artikel yang ditulis oleh cendekiawan Sayuti Asyyathrie: “Distorsi Memori dan Jalan Pulang Konstitusional’’...
Lifestyle Today
Lemah Lembut
Puisi Naim Emel Prahanadunia ini lemah lembutterlalu banyak pemberiannyayang kita tinggalkan pada jejaksaat kita berada di depan gerbang waktubeberapa saat lagi hitungannya telah berubahkita...
Rahasia Autofagi
(Serial Anti Aging 2)Catatan Cak ATTubuh manusia sesungguhnya memiliki satu kebiasaan yang sangat bertolak belakang dengan manusia modern: ia senang bersih. Ia tidak nyaman...
Air Mata Air
Puisi Mustofa W HasyimMengapa air yang berasal dari mata air disebut suci dan berfungsi mensucikan? Karena murni dan jernih seperti jiwa jiwa bayi yang...
Festival Sastra untuk Siapa?
Oleh: Muhammad Subhan*MENARIK membaca catatan pendek sebagai sebuah kritik dari pianis dan komponis bertaraf internasional, Ananda Sukarlan, di dinding Facebook-nya, Senin, 15 September 2025....
Puisi-puisi Pril Huseno Oktober 2024
Traffic – 1Kusangka lelahmu adaDi pertigaan tepi kotaHendak menyapaRupanya kau, sopir antar kota…Yogya, 30/10/2024Traffic - 2Bau aspal ini, hitam dan panasKadang berderit--- menjeritBagai siksa...
Generasi Beta, Selamat Datang
Catatan Cak ATTahun 2025 ini kita kedatangan tamu istimewa: Generasi Beta! Bukan, ini bukan versi uji coba dari manusia, meskipun namanya mengingatkan kita pada...
Sujud Terakhir di Balik Lumpur Bencana
Puisi Yenyen T IskandarAir mata ini terus mengalir, bukan hanya karena kehilangan, tetapi karena kesaksian atas kemuliaanmu, Ibu. Tangan yang seharusnya memelukmu kini harus...
Mabuk Kenangan
Puisi Dewanty MaharaniEngkau berdiri di hadapan seseorang yang menatapmu dalam-dalam dan membayangkan mengapa manusia bisa tertawa dihadapan patah hati, tetapi juga bersedih di hadapan...










































