News
Update
Terjebak Asam Belerang
Oleh: Oka Swastika MahendraOleh dini hari yang menggigil, Oka Jiwa memulai langkah dari kaki gunung. Desa Kinahrejo. Rambut gondrongnya diikat seadanya. Sehelai demi sehelai...
Allah “Mem-Prank” Nabi Ibrahim?
Sebuah Tafsir Intelektual tentang Akal, Wahyu, dan Makna PengorbananOleh: Sophian KasimKisah Nabi Ibrahim a.s. yang diperintahkan menyembelih putranya adalah salah satu episode paling mengguncang...
Narasi
Lifestyle Today
Dekrit Presiden 5 Juli 2025
: untuk perempuan yang hanya ada dalam pikiran.puisi marlin dinamikantosaking wanginya kamu lebah pun terpikat ingin membuat sarang...
K U R I R
Cerpen Ishak RafickSeorang kurir tiba-tiba menggemparkan jagat maya republik. Apa fasal? Fasalnya sederhana saja. Dia menulis di akun twitternya sebuah pernyataan pendek, bahwa...
Rumah Berpintu Hati
amir husin daulaySAJAK AFNAN MALAY seperti rumah pintunya terbukawaktu apa kuasa menutuppintu hatimu, masuklah rumahku diasahlapangdari jendela-jendela berbarisrumahmu, kau amati orang-oranglalu-lalang, "kemana merekapergi?" dalam...
Paradoks Ekonomi Digital Indonesia: Besar di Transaksi, Tapi Kecil di Kendali
Oleh: Agus M. MaksumTechnopreneur Ideologis | Pejuang Kedaulatan Digital & Pembuat Platform Digital Ekonomi Pancasila ( PDEP) Paparan Meutya Hafid dan...
Cinta yang lebih Sunyi dari Puisi
puisi Didik Wahyudi Perempuan yang tak menghabiskan Sepotong cinta di tengah malamCinta yang lebih sunyi dari puisiPuisi tanpa catatan dan ungkapan Kisah diam yang...
Keindahan ‘’Sastra Bulan Purnama’’ di Museum Sandi Yogyakarta
Reportase: Red.Yogyakarta, Kansnews.com - Sekarang, tiap tengah bulan ada sore yang indah di pelataran halaman Museum Sandi, Kotabaru, Yogyakarta. Ya, keindahan itu memancar dari...
Dewan, Himpunan, dan Hewan
Puisi Akbar AP*Kalau sekarang, Dewan mau dibubarkan karena tunjangan.Dulu, Himpunan hendak dibubarkan sebab ideologi yang saling bersebrangan.Seakan Dewan dimanjakan dengan anggaran yang mengencingi sehingga...
Jerat Nusantara
Puisi Marlin DinamikantoAku tinggal di sarang langit yang teduh. Kembang berkawin kumbang beranak madu. Tapi itu dulu. Ketika rimba hijau perkasa. Jutaan kuda gesit...











































