Update
Dibalik Modal Asing dan Api Hutan Sumatera Kalimantan
Oleh: Agusto SulistioKebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan serius di Indonesia sepanjang 2026. Di balik luasan hutan dan lahan yang terbakar, muncul...
Dari Myeongdong ke Pasar Baru: Belajar dari Seoul, Menemukan Jakarta
Oleh: Ariyo BimmoAda yang menarik perhatian saya ketika membaca berita mengenai rencana Gubernur Jakarta, Pramono Anung, merevitalisasi sejumlah kawasan ikonik ibu kota. Salah satunya...
Narasi
Lifestyle Today
Seperti Dinosaurus, Media Massa Bakal Punah (?)
Oleh : Ade IrwansyahELE (Extinction Level Event), kejadian setara kemusnahan. Istilah ELE saya tahu dari film Deep Impact (1998) yang bercerita tentang asteroid menghunjam...
‘Conclave’: Ketika Politik Masuk Surga di Kapel Sistina
Catatan Cak ATAda dua jenis wahyu dalam kehidupan modern: yang turun dari langit, dan yang tayang di bioskop. Film Conclave (akhir 2024) — adaptasi...
Ribuan Server di Balik Visual Ne Zha 2
Catatan Cak ATIni refleksi saya usai nonton Ne Zha 2. Ya, di film dua jaman ini, di mana naga menari, lava mengalir bak kuah...
Puisi Dalam Diplomasi Budaya dan Komunikasi Politik
Sastra Bulan Purnama SpesialYogyakarta, Kansnews.com - Kali ini, Sastra Bulan Purnama (SBP) spesial, akan menyajikan puisi yang terkumpul dalam buku berjudul ‘Para La Vida’,...
Guru Honorer, Nasibmu Lapuk dan Busuk !
Puisi Anto NarasomaJalan panjang itu tetap menjadi jejakmu. bukan hanya keringat, api yang kau sulut membakar semangat --setelah dua puluh tahun menata kalimat panjang...
Bagaimana Ini?
Cerpen Anto NarasomaAIR muka Muslim tampak teduh. Setelah ia membaca zikir berkali-kali hatinya menjadi tenang. Hari kedelapan belas ramadan membuat matanya mengantuk. ----------------------Sebab...
Rubaiyat Malam dan Takdir
Puisi Rickardo ChairatDuduk sendiri di remangnya malam,Sebatang rokok di jemari telah padam.Aku terpaku di ceruk sunyi,Jiwa yang terang kembali kelam.Larik waktu makin menahan sepi,Bisik...
Lebaran Kepagian
Cerpen Absurd Gus Nas Jogja Matahari bangkit dengan rahang terkatup rapat, enggan menumpahkan cahaya sepenuhnya ke lembah Tamiang yang masih basah. Di tanah lapang...









































