News
Update
DANAIS: Sudahkah Keistimewaan Dirasakan Rakyat?
Oleh: JabrohimJajak pendapat masyarakat tentang Dana Keistimewaan Yogyakarta yang diselenggarakan Komunitas Sabtu Paing dan Forum Kajian Keistimewaan DIY patut diapresiasi. Bukan semata karena masyarakat...
Jejak Pemikiran yang Tak Lekang Waktu: Mengenang Airlangga Pribadi Kusman
Oleh: Sobirin Malian (Dosen, teman biasa) Kehilangan selalu datang tanpa mengetuk pintu. Kabar kepergian Airlangga Pribadi Kusman — atau Angga, begitu ia akrab disapa...
Narasi
Lifestyle Today
136 Penyair Indonesia Dalam Buku Empat Belas Purnama
Yogyakarta, Kansnews.com - Pada 11 Oktober 2025, Sastra Bulan Purnama genap 14 tahun, ditandai dengan menerbitkan buku kumpulan puisi 136 penyair Indonesia, yang datang...
Langit yang Pecah
Puisi Dewanty MaharaniHujan datang dari arah terbalik, satu tetesnya luka dan tetes yang lain adalah rindu, mereka terjun bebas tanpa parasutLangit merobek dirinya sendiri,...
Tarian di Taman Kota
Oleh : Netty Patryana, S.Pd.Kalista melirik dengan sedikit takut. Sosok gadis di sampingnya membuat merinding. Ditepisnya jauh-jauh pikiran aneh yang berkelebat. Wangi melati...
Tahun Baru
Puisi Mustofa W HasyimTahun barusrperti kapal waktuKau ada di mana?di haluanmenghadapi gelombang?Atau di buritanmengunyah kenanganjejakmu sendiri?Atau berada di bilik peraduanmerajut mimpi?Kapal waktuterus bergerakbersama angin...
Rindu Gerak Semangat di Tanah Tinggi
Oleh: Rickardo ChairatLihatlah di sana, ada empat wajah mulai tampak resahMelihat banyak manusia datang untuk singgahMenghabiskan waktu dengan cara melihat waktuTak mau tahu tentang...
Lubis Telah Pergi
Puisi MN LapongTak ada yang bisa mengerti secara pasti, bagi setiap orang kapan waktu dan ruang itu menjadi miliknya? Pertanyaan itu tidak semua orang...
Tinta Merah
Puisi Slamet WidodoAnak bangsa bertanya kejujuran.Melupakan tindakan kepalsuan.Menindas atas nama kebangsawanan.Di depan penyair jalanan.Jika syairnya menyusun gambaran.Di antara bara api dan embun kehidupan.Sesungguhnya kehakekatan...
Rakyat Merdeka Berdzikir dan Berpikir
Puisi Mustofa W HasyimRakyat merdeka berfzikir dan berpikir. Rakyat merdeka berdzikir dan berpikir. Rakyat merdeka betdzikir dan berpikit. Berdzikir betdzikir berdzikir berlikir berpikir berpikir...










































