Ketika Usia Uzur Masih Memimpin: Paradoks Kebijaksanaan dan Retaknya Kontrol Diri
Oleh: Sobirin Malian (Dosen FH UAD)
Tanggapan atas tulisan M.Hatta Taliwang "Mencermati Gaya Bahasa Presiden Prabowo" Ada ekspektasi yang tertanam kuat di hampir setiap budaya:...
Mencermati Gaya Bahasa Presiden Prabowo
Oleh: Dr. M. Hatta Taliwang*)Antara Ragam Jakarta, Register Militer, dan Retorika Politik PopulerSetiap presiden Indonesia mempunyai gaya komunikasi publik yang berbeda. Soekarno kerap dikenang...
Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran
Catatan Cak ATDi sidang MK, yang mengejutkan bukan hanya dokumen yang diperiksa, melainkan banyaknya hal yang ternyata tidak dilakukan.Kata “tidak” mendominasi persidangan Mahkamah Konstitusi...
Kursi Gibran Goyang
Catatan Cak ATGibran hampir dua tahun menjadi wapres. Kini syarat pendidikannya diperiksa MK—dan perkaranya sudah masuk media besar Singapura.
Sidang malam sudah jamak dilakukan Mahkamah...
Parliamentary Threshold 5 Persen: Wajah Demokrasi Semu Indonesia*
Oleh : In’amul Mustofa**Wacana menaikkan parliamentary threshold dari 4 persen menjadi 5 persen mungkin terdengar seperti perubahan angka yang kecil. Hanya satu persen. Tetapi...
Dari Demokrasi Dagang Sapi Menuju Demokrasi Pilihan Rakyat: Perlukah Capres Didukung Minimal Dua Partai?
Oleh : Syapran SupranoKetua Umum LPP SURAK/Direktur eksekutif Institut Nalar PublikDemokrasi seharusnya menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan. Karena itu, setiap perubahan sistem pencalonan presiden...
Ketika Kejujuran Menjadi Penghalang: Mengapa Orang Bersih Tersisih, Yang Bermasalah Bertahan
Oleh: Sobirin Malian (Dosen FH UAD) Ada satu fenomena yang kian terasa di ruang publik, begitu nyata namun jarang diucapkan secara terbuka: semakin jujur,...
Aniesfobia
Oleh: Yusuf Blegur-Direktur Eksekutif Institute for Policy Public Strategic (IPPS)Rezim terus berupaya mengeliminasi eksistensi dan potensi Anies Baswedan menghadapi pilpres 2029. Kekuasaan dan infrastruktur...
Danais Bukan Uang Kraton, Setelah 14 Tahun Transparansi Dipertanyakan
Yogyakarta, Kansnews.com — Dana Keistimewaan (Danais) bukan uang Kraton. Dana tersebut bersumber dari APBN, berasal dari uang negara yang dihimpun dari pajak rakyat, kemudian...
Ketika Bendahara Terlalu Banyak Bicara
Purbaya mengaku “kecele”, menyebut ada “banyak kekurangan” dalam pertanggungjawaban MBG, dan ingin efisiensi anggarannya. Apakah keterusterangan punya harga politik?Catatan Cak ATTak sedikit penguasa yang...














