Yogyakarta, Kansnews.com – Asosiasi Pematung Indonesia (API) mempersembahkan Mini Monumenta: Cemekel, dikuratori oleh Rain Rosidi pameran ini adalah sebuah pameran patung yang mengajak publik meninjau kembali cara kita memahami skala dalam praktik seni patung.

Berbeda dengan anggapan umum bahwa karya yang monumental harus selalu hadir dalam ukuran besar, pameran ini menawarkan perspektif baru bahwa kekuatan sebuah patung tidak ditentukan oleh dimensinya, melainkan oleh gagasan, pengalaman ruang, dan kedalaman narasi yang dikandungnya.

Mengambil istilah Jawa “cemekel”, yang berarti sesuatu yang pas dalam genggaman, dekat, intim, dan personal, seluruh karya dalam pameran ini dibatasi pada ukuran maksimal 27 × 27 × 27 cm. Batasan tersebut bukan dimaksudkan sebagai pembatas kreativitas, melainkan sebagai tantangan artistik untuk memadatkan ide, material, teknik, dan ekspresi ke dalam bentuk yang ringkas namun tetap memiliki daya ungkap yang kuat.

Melalui Mini Monumenta: Cemekel, API mengajak para pematung untuk tidak sekadar mengecilkan karya monumental yang telah ada, melainkan menciptakan karya yang sejak awal memang dirancang dalam skala kecil sebagai strategi artistik. Skala kecil menghadirkan pengalaman apresiasi yang lebih dekat antara karya dan penikmatnya, membuka kemungkinan baru bagi patung untuk hadir di ruang domestik, ruang personal, maupun budaya visual kontemporer seperti desain, art toys, merchandise, dan berbagai objek keseharian.

Pameran ini sekaligus menjadi ruang eksplorasi terhadap empat gagasan utama, yaitu bagaimana monumentalitas dapat dihadirkan dalam ukuran kecil; bagaimana patung berinteraksi dengan ruang domestik dan budaya visual populer; bagaimana material dan tekstur menghadirkan pengalaman yang intim; serta bagaimana praktik edisi terbatas dapat dipahami sebagai strategi distribusi gagasan tanpa menghilangkan karakter artistik setiap karya.

Menghadirkan puluhan karya dari anggota Asosiasi Pematung Indonesia (API) yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan sejumlah daerah lainnya, Mini Monumenta: Cemekel merupakan hasil dari proses sosialisasi, diskusi, dan pengembangan gagasan secara kolektif. Karena itu, pameran ini tidak hanya menjadi ruang presentasi karya, tetapi juga menjadi wadah pertukaran pemikiran mengenai arah baru praktik patung Indonesia dalam skala kecil.

Selain pameran, rangkaian acara juga akan diisi dengan berbagai program publik yang melibatkan seniman dan masyarakat. Salah satunya adalah Battle Patung, sebuah pertunjukan penciptaan patung secara langsung yang memperlihatkan proses kreatif para pematung dalam merespons tema dan material secara spontan di hadapan pengunjung. Program ini diharapkan dapat membuka pemahaman publik terhadap proses di balik penciptaan sebuah karya patung.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada 14 Juli 2026 akan diselenggarakan Sarasehan Mini Monumenta: Cemekel, sebuah forum diskusi yang menghadirkan seniman, kurator, akademisi, dan pemerhati seni untuk membahas perkembangan praktik patung kontemporer di Indonesia.

Sarasehan ini menjadi ruang refleksi bersama mengenai potensi skala kecil sebagai pendekatan artistik sekaligus kemungkinan baru dalam distribusi, presentasi, dan apresiasi karya patung.

Penyelenggaraan Mini Monumenta: Cemekel merupakan hasil kolaborasi antara Asosiasi Pematung Indonesia (API) dengan Neo Sandya Project sebagai manajemen penyelenggara (event management). Melalui kolaborasi ini, pameran diharapkan tidak hanya menghadirkan pengalaman apresiasi karya yang berkualitas, tetapi juga menjadi ruang temu yang memperkuat jejaring antar-seniman, kurator, kolektor, institusi seni, dan masyarakat luas.

Melalui Mini Monumenta: Cemekel, Asosiasi Pematung Indonesia bersama Neo Sandya Project berharap dapat memperluas cara pandang publik terhadap seni patung. Monumentalitas tidak semata ditentukan oleh ukuran fisik sebuah karya, melainkan oleh kemampuan karya tersebut menghadirkan gagasan, pengalaman, dan kedekatan emosional yang kuat dalam skala yang intim. (ana)

INFORMASI PAMERAN

MINI MONUMENTA: CEMEKEL
Pameran Patung Kecil – Asosiasi Pematung Indonesia (API)
Tanggal Pameran
7–14 Juli 2026
Program Publik
• Battle Patung
• Sarasehan (14 Juli 2026)
Kontak Media
Neo Sandya Project
Media Contact:
Amaraghazii 088238456601
Instagram : Indonesiansculptorassociation
Instagram : Neosandyaproject

Advertisement

Tinggalkan Komentar