Solilokui Marlin Dinamikanto
Relasi kekuasaan itu tidak statis. Maka tidak bisa dibuat statistik karena terlalu banyak variabel atau yang berubah-ubah. Setiap ada debutan dengan reputasi yang moncer selalu disambut tepuk meriah. Bahkan ada yang standing applaus segala. Padahal meri itu kata orang Jawa anak bebek. Bukan berarti saya menyebut orang-orang Indonesia itu bangsa bebek lho. Saya hanya pengen omong beberapa di antara kita tidak sedikit yang berbaris ikut panjang bertepuk ikut ramai. Setiap melihat hal baru kata Pangeran Sambernyawa cepat gumunan, cepat kagetan. Purbaya pun dipuja-puja. Hidup ini memang harapan. Namun harapan itu bisakah terwujud dalam eko sistem kekuasaan yang tidak sehat?
Dengan kata lain saya ragu harapan itu bisa terwujud saat pemimpin tidak bisa lagi dipegang kata-katanya. Begitu juga harapan terhadap munculnya debutan Menteri yang bernama Purbaya
Oleh karenanya saya tulis puisi Aku Bukan Boneka yang saya tulis pada Oktober 2025 saat harapan masyarakat meluap. Sekarang Purbaya dipecat. Tanggapan netizen di pertengahan September ini mungkin hanya akrobatik kata-kata. Ketika penguasa dianggap gagal maka diangkat lah Suahasil. Tanpa proses yang jelas sudah harus berhasil. Purbaya pun dipecat karena selain dianggap barang purba juga berbahaya
Marlin Dinamikanto
AKU BUKAN BONEKA
kau bilang pinokio cemas?
oh, tidak lihat saja
meskipun tubuh mengecil
jubah hitamnya membesar
halangi matahari
bersinar canggung
cahayanya redup. Malu-malu
takut kualat
atau dibilang berkhianat
lihat pula kawan
semesta disihirnya
jadi seperti warung remang
hingga beranda keprabon
tampak kusam. Banyak tikus di sana
bersarang di gudang makanan
bestian kecoak gila
di pelupuk mendung yang gelap
sabar kawan
don’t worry be happy saja
siapa sangka
petir menyambar
dari langit yang hambar
luapkan amarah
bangunkan matahari yang tidur lelap
agar tunaikan tugas
terangi jagat seisinya
tapi matahari ogah-ogahan
kerjapkan terang ala kadarnya
hanya dengan tiga kata
“aku bukan boneka !”
kata-kata bersayap
bersayap seperti ayam
tak bisa terbang
“aku bukan boneka !!!”
ucapnya lagi
sambil gebrak-gebrak meja
sudah itu tarik selimut
jubah hitam di tubuhnya
terlalu lengket di kulit
hingga ranjangnya terlindas
kereta api purbaya
jurusan purwokerto surabaya
yang sekarang sudah tidak ada
Hargo Binangun, 18 Oktober 2025
Advertisement










