“Membangkitkan Diponegoro: 200 Tahun Perlawanan, Api yang Tak Pernah Padam”
Oleh: Mastor YuliantoroTepat dua abad lalu, dari balik rerimbunan bukit Tegalrejo, lahirlah nyala api yang membakar ketakutan, mengobarkan keberanian, dan menandai awal dari perang...
Pikiran Tidak Dapat Mengendalikan Pikiran
Penyalin: Gus BadawiKerabat Pemimpin Spiritual NusantaraPikiran tidak dapat mengendalikan pikiran. Itulah kebenaran sederhana di jantung ajaran Ramana Maharshi. Selama Anda mencoba untuk menjinakkan pikiran...
Pancasila dan Etika Sosial
Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi Apa itu etika sosial? Bagaimana Pancasila bisa menjadi etika sosial?. Kenapa Pancasila harus menjadi etika sosial dalam kehiduan masyarakat...
Anatomi Politik Wajah Jokower
Oleh: Agus Wahid Ada beberapa wajah Jokower. Siapa dan bagaimana potretnya, dapat kita telaah dengan pendekatan anatomi politik. Layak kita cermati, dari sisi karakter,...
Tom Lembong, Gula Putih, dan Wajah Gelap Kekuasaan: Ketika Hukum Menjadi Alat dan Ingatan...
Oleh: Peter F. GonthaVonis 4,5 tahun penjara terhadap Thomas “Tom” Lembong menyisakan luka yang dalam—bukan hanya bagi pribadi yang dijatuhi hukuman, tetapi bagi seluruh...
Roy Suryo Trending, UGM Ketinggalan, Apa Masalahnya?
Oleh: Agus M MaksumPengamat Teknologi & Politik Digital"Kebenaran hari ini bukan soal siapa lembaga yang memiliki otoritas, tapi siapa yang lebih dulu dan lebih...
Tarif Dagang dan Kedaulatan Kita
Oleh: SurotoKetua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), CEO Induk Koperasi Usaha Rakyat (INKUR), Direktur Cooperative Research Center (CRC) Institut Teknologi Keling Kumang Indonesia baru...
Si Kabayan di Harvard
Refleksi 29 Hari Menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan RIOleh:GWS Coba, bayangkan sebentar: Anda adalah Kabayan yang duduk sendirian di kedai kopi Beijing sambil meratapi nasib...
Pangeran Diponegoro Merdeka*)
Puisi Mustofa W HasyimTak pernah ditaklukkanjiwanyaTak pernah menyerahsemangatnyaTak pernah kalahhanya mengalahDewasa sebagai ksatria Jawamalu kalau harus bernafsumenyerang de Kockyang kerdil dan kekanak kanakanyang mencurangi...
Perang Jawa
Puisi Slamet WidodoSebelum peradaban ada kerusakan.Megalomania para pemimpin gerombolan.Sekeping emas sepercik cinta retak kekuasaan.Bersaranglah keserakahan.Perang atas nama kehidupan.Di atas puing-puing kematian.Perang gerbang perdamaian.Keputusan saling...

















