puisi Mustofa W Hasyim

Hari yang melembutkan hati
menjadi adonan rindu
kasih sayang murni
tertata di meja waktu
menjadi hidangan cinta yang gurih
bagi ayah ibu dan anak cucu
sementara ruang ruang keluarga
dipenuhi nafas damai
memaafkan dan dimaafkan
membebaskan ranjau kesadaran
dari kenangan pahit dan luka
yang sudah tidak diperlukan lagi
Bagi masa depan bersama
sangat terasa kata menjadi bermakna
harumnya abadi.


2026

Advertisement
Artikulli paraprakParadoks Keadilan: KPK yang Makin Tanpa Arah
Artikulli tjetërRuang Publik, Di Antara Hitler dan Goethe

Tinggalkan Komentar