Yogyakarta, Kansnews.com – Bertempat di Pendopo DPRD Sleman, Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Surya Mulia Kamilah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 pada Sabtu, 4 April 2026 . Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus, pengawas, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Pusat Koperasi Syariah Forum Mitra Ekonomi Syariah serta ratusan anggota koperasi.
Dalam sambutannya, Ketua KSPPS Surya Mulia Kamilah, Agus Triyono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota serta menegaskan pentingnya RAT sebagai forum tertinggi dalam koperasi. “Rapat anggota tahunan ini merupakan kewajiban sekaligus momentum strategis bagi seluruh anggota untuk menggunakan hak berbicara dan hak suara demi kemajuan koperasi ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, koperasi menghadapi berbagai dinamika regulasi, termasuk penyesuaian terhadap Peraturan Menteri Koperasi terkait izin usaha dan kebijakan akuntansi. “Kami terus berupaya melakukan penyesuaian, termasuk dalam sistem pelaporan keuangan, agar sesuai dengan ketentuan terbaru pemerintah,” jelasnya.
Secara kinerja, KSPPS Surya Mulia Kamilah mencatatkan pertumbuhan positif. Aset koperasi meningkat dari Rp11,5 miliar menjadi Rp12,8 miliar atau tumbuh sekitar 11,22 persen, melampaui target awal sebesar 10 persen. “Ini menunjukkan bahwa kepercayaan anggota tetap terjaga dan kinerja koperasi terus membaik,” tambah Agus.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya partisipasi anggota dalam memenuhi kewajiban simpanan wajib. “Nilainya mungkin kecil, tetapi jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh anggota, akan menjadi kekuatan besar bagi koperasi,” tegasnya.
Perwakilan Pusat Koperasi Syariah Forum Mitra Ekonomi Syariah, Bambang Susanto, turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya RAT. Ia menilai bahwa sinergi antar koperasi sangat penting untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah. “Kami berharap KSPPS Surya Mulia Kamilah terus berkembang dan aktif dalam kegiatan koperasi sekunder,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Faris Rizky Rahadian, menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang sehat dan transparan. Ia juga mengingatkan bahwa RAT bukan sekadar formalitas, melainkan forum strategis bagi anggota sebagai pemilik koperasi. “Koperasi yang kuat adalah koperasi yang dikelola dengan kepercayaan dan partisipasi aktif anggotanya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, KSPPS Surya Mulia Kamilah juga menyalurkan beasiswa pendidikan sebagai bentuk kepedulian sosial. Bantuan diberikan kepada dua lembaga pendidikan, yakni Baitul Quran dan Sekolah Islam Dasar Bina Anak Mulia, dengan total puluhan penerima manfaat.
Kegiatan RAT juga diwarnai dengan pengundian puluhan door prize untuk para peserta dan ditutup dengan harapan agar koperasi terus berkembang, adaptif terhadap perubahan regulasi, serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggota dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, KSPPS Surya Mulia Kamilah optimistis menatap masa depan yang lebih maju dan berkelanjutan.
Arief Hartanto KIM Kertomandiri Ekonomi Koperasi











