Laporan Pandangan Mata/Red.
Ruang rapat khusus di rumah makan ‘’Soto Kaki Jangi’’ yang berlokasi di jalan Imogiri Timur, Giwangan, Jogja, mendadak terasa hangat dan gayeng. Sesekali terdengar gelak tawa sambil berdebat kecil. Kadang muncul suara : ‘’Nyan..Jabb..!!!’’ sambil mengacungkan dua ibu jari. Tanda setuju mantabb dengan program kerja yang diajukan di layar monitor LCD proyektor ruang meeting.
Ya, hari itu, Minggu, 18 Oktober 2026, Organisasi Himpunan Masyarakat Aceh (HIMA) Yogyakarta periode 2026 – 2029 tengah melaksanakan Rapat Kerja pertamanya. Masing-masing bidang sergep mengajukan progam kerja masing-masing untuk masa 3 tahun ke depan.

Kansnews.com yang bertindak selaku moderator acara dibantu sekretaris HIMA Ami Syamsiah, memandu acara yang dimulai pukul 13.00 – 15.30 WIB.
Ketua HIMA Yogyakarta periode 2026 – 2029, Rusly Albas, yang sempat diwawancarai Kansnews.com di sela-sela raker menyatakan bahwa Raker atau di HIMA menggunakan terminologi Musyawarah Anggota, bertujuan antara lain untuk menyusun GBPK (Garis Besar Program Kerja) jangka pendek, menengah dan jangka panjang.
‘’Untuk melaksanakan program kerja dimaksud perlu ada pembagian tugas yang terukur, timeline yang jelas untuk menghindari timbulnya mis-interpretasi dan mis-komunikasi. Suatu program kerja akan lebih mudah dievaluasi dan direvisi, manakala ditentukan ukuran keberhasilannya.”
”Namun, poin pentingnya adalah, tingkat keberhasilan program kerja akan optimal apabila didukung kerja sama yang harmonis lintas bidang dan adanya komitmen bersama untuk keberhasilan bersama,’’ kata Rusly Albas menjelaskan maksud dan tujuan dari Raker HIMA Yogyakarta kali ini.
Selanjutnya menjawab pertanyaan ihwal AD/ART HIMA yang baru saja dibahas di forum Raker, Rusly Albas menyatakan, ‘’Sebagaimana diketahui fungsi AD/ ART adalah sebagai identitas dan “aturan main” untuk menjaga agar organisasi tetap eksis, mempunyai rujukan pembagian tugas pengurus yang jelas,’’ imbuhnya.
‘’Kami sebagai Pengurus HIMA Periode 2026 – 2029, sangat berterima kasih kepada para pendahulu di HIMA, yang telah menyusun AD/ ART relatif lengkap, meskipun belum dapat disahkan. Dengan adanya Musyawarah Anggota hari ini, pengurus mendapat berbagai masukan positif, revelan untuk “menyahuti” dinamika organisasi yang cukup dinamis, sehingga dipandang perlu ada “penyesuaian” AD/ART, tanpa mengubah semangat dan substansinya,’’ sambung Rusly Albas yang juga mantan pejabat negara bidang keuangan.
Ketua HIMA tersebut juga menyatakan bersyukur Musyawarah Anggota berhasil mencapai keputusan secara aklamasi terkait pengesahan AD/ ART HIMA, sehingga ke depan operasional organisasi memiliki dasar yang jelas dan legal.
Ihwal program kerja apa yang menjadi target utama, Rusly Albas menyatakan: ‘’Program Kerja HIMA yang menjadi target utama, di antaranya: (1). Pendataan ulang anggota, (2). Konsolidasi organisasi, (3). Melengkapi legalitas organisasi dan merealisasikan program kerja yang telah disepakati secara bertahap sesuai klasifikasinya jangka pendek, menengah dan jangka panjang, dengan mempertimbangkan kemampuan organisasi, termasuk kemampuan SDMA dan keuangan,’’ jelasnya.

Dia juga menerangkan bawah sejujurnya secara pribadi tidak pernah membentuk obsesi dan ekspektasi yang muluk-muluk.
‘’Kalaupun perlu ada suatu harapan dalam konteks organisasi, sebaiknya sekecil apapun, akan lebih indah dan mudah diwujudkan jika menjadi harapan bersama. Memang, hari ini saya diberi amanah sebagai ketua. Tapi bukan berarti ketua serba tahu. Ketua bisa saja salah atau keliru. Namun, jika kita solid dan merasa HIMA sebagai wadah milik bersama, tentu ada yang bersedia mengingatkan pengurus agar jalan organisasi kembali on the track,’’ ungkapnya bijak.
Di akhir wawancara, Rusly Albas berpesan kepada diri sendiri dan seluruh rekan-rekan pengurus: ‘’Hidup kita sangat singkat dan semoga di sisa usia yang masih Allah berikan dapat kita manfaatkan untuk memperkuat hubungan silaturahim sesama warga Aceh di Yogyakarta, dan meninggalkan amal jariah untuk kepentingan bersama. Insya Allah, setiap amal jariyah akan ada balasannya sejak di dunia sampai akhirat kelak. Wallahu’alam bish shawab,’’ ujarnya menutup wawancara.
Rusly Albas dan segenap pengurus HIMA Yogya juga amat berterima kasih kepada owner rumah makan ‘’Soto Kaki Jangi’’ Diyah Isyamadi yang telah dengan Ikhlas menyediakan ruang meeting berikut makan minum pada acara raker HIMA Yogyakarta kali ini.
Raker HIMA Yogyakarta kemarin yang dihadiri oleh sekira 20 orang pengurus HIMA 2026 – 2029 berhasil mengesahkan AD/ART dan Garis Besar Program Kerja (GBPK) yang baru pada 18 Oktober 2026, yang merupakan pembaharuan dari AD/ART HIMA Yogyakarta tahun 2012.
Untuk Program Kerja 2026 – 2029, telah disepakati bersama program kerja masing-masing bidang yang secara prinsip disetujui, hanya masih butuh revisi, kelengkapan dan penyesuaian di berbagai mata program kerja oleh bidang Kesekretariatan.
Hadir pada acara penting tersebut, mantan ketua HIMA Adrian Misful, A.Md. dan penasehat/sesepuh HIMA Yogyakarta Maimun M. Nurdin S. SH.

Selesai acara Raker HIMA, seluruh peserta berkesempatan menengok dan mendoakan kesembuhan untuk Koordinator Bidang HUMAS dan KEMITRAAN EKSTERNAL, Wira Fitriadi, yang tengah dirawat di RS Hidayatullah Yogyakarta. (p167)










