Oleh : Amin Mudzakkir

STF Driyarkara adalah kampus yang agak lain. Sementara kampus-kampus lain menyelenggarakan wisuda setiap tahun (bahkan dalam setahun bisa beberapa kali), kampus ini suka-suka. Saya tidak tahu kapan STF terakhir kali melakukannya, tetapi yang pasti kemarin siapapun yang lulus setelah 2016 boleh mengikuti kegiatan wisuda. Itu pun dibatasi karena keterbatasan tempat. Saya sendiri lulus S3 tiga tahun lalu, tetapi baru kemarin mengikuti kegiatan wisuda secara sukarela.

Dalam banyak hal lainnya, STF Driyarkara juga agak lain. Misalnya ketika kampus-kampus lain mengejar publikasi Scopus, kampus ini terlihat santai-santai saja. Bagi lulusan S3, naskah disertasi memang harus diterbitkan menjadi buku untuk mendapatkan ijazah. “Biar dibaca sehingga berguna bagi orang banyak”, begitu alasannya.

Advertisement

Tinggalkan Komentar