Puisi Mariska Lubis


Terang menyambut burung berkicau
Membuat hati tenang menghadapi ceracau
Namun seringis tetap terjabarkan
Ada senyap menyengat tak kuasa dilawan

Konon melawan itu perlu
Pantang menyerah hingga semua detik menjadi pilu
Yakin lidah itu perisai pedang peluru
Alpa pada diam yang membunuh

Saat semua gunung berasap dan meletus
Laut dan samudra mengamuk
Panas matahari cukup dipanah
Siapa yang terdiam, siapa yang terbunuh?


Mariska Lubis
5 September 2026

Advertisement

Tinggalkan Komentar