Memerangi Islamophobia
Oleh: Ishak Rafick (Penulis National Bestseller ‘’Trilogi Jalan Baru Membangun Indonesia’’Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (MU PBB) telah mengeluarkan resolusi, yang menetapkan tgl 15...
Menyiasat Fenomena Tindak Kekerasan Terhadap Insan Pers
Oleh : Jacob EresteTindak kekerasan terhadap wartawan tampaknya semakin brutal dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang mungkin merasa sangat terganggu oleh fungsi kontrol yang dilakukan...
Balada PDNS Tak Kunjung Henti, Sudah Diretas, Dicuri Datanya, Kini Dikambing Hitamkan Bolotnya IKN
Oleh : Dr. KRMT Roy Suryo Bolotnya / Lambatnya Penyelesaian Pembangunan IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara memang sudah tidak bisa dihindarkan lagi, meski berusaha...
Pagi Dalam Aroma Cinta
Puisi : Kakek ParewaMatahari terbit menyapa pagiMenari di atas laut membiruBagai senyummu menyapaku hangatPada pagiku yang terkuak dalam ceriaSeperti senyummu yang hangat,Warnai langkah menapak...
Puisi Puisi Felda Rahayu
Tetap TegakIni kisah tentang alamTentang pohon yang tetap berdiri di tengah polusiTentang kijang yang berbagi tempat dengan berang berangPayung bumi engkau dijulukiLaut dan gunung...
Malam Kopi
Puisi : Mustafa IsmailBahkan untuk ngopi punkita harus berjaga: menjerang air hingga larutdan mengaduknya sampai malam surutLewat telepon, kau mewanti-wanti:airnya mesti panas sekali, lalu...
Merdeka Ndasmu Amoh!
Puisi : Marlin DinamikantoYa, memang merdeka tapi alamat duit kalian gembok aku hanya bisa pura-pura bahagia sambil ubyang-ubyung kepalkan tanganmerdeka...
Sebulan setelah bobol dan Menkominfo Sidak ke 2 PDNS, Apa Hasilnya?
Oleh : Dr. KRMT Roy Suryo Dua hari lalu, Sabtu 20/07/2024 adalah tepat sebulan PDNs (Pusat Data Nasional sementara) 2 milik Telkomsigma yang berlokasi...
Puisi-puisi Pril Huseno – Juli 2024 – 2
Kupak - 1Layar patah ditikam kabutDari buritan yang berlariKe ufukRenjana mengaum akar kegelisahanMengapa malam tiadaJuga beringsut?Yogya, 20/07/2024Kupak - 2Kan kupetik senyumdari bibirmu merahnya rona...
Lelaki Tua dan Malam Hari
Oleh : Kakek ParewaLelaki tua di ujung malamBerbantal sepotong bayang sepiBerselimut kelam yang semakin pekatLangit hitam tanpa bintangLengang hadir dalam diriDi antara angin yang...

















