Merawat NU

0
Merawat NUCatatan Cak ATMaaf sebesar-besarnya bila saya harus menuliskan ini. Di kalangan pengurus ormas Islam, mengulik dapur masing-masing itu ibarat mengupas bawang di depan...

Satu Lembar Ijazah, Satu Bangsa Resah

0
Bagaimana jika ijazah itu benar-benar palsu? Pertama, ini akan menjadi tamparan keras—bukan hanya untuk Presiden, tetapi untuk seluruh ekosistem politik, birokrasi, hingga rakyat yang...

Bisakah Politik Diluruskan?

0
Oleh : Yudi LatifSaudaraku, ada yang keliru dalam cara kita memahami politik hari ini. Ia tak lagi dipandang sebagai seni mengelola urusan publik demi...

Politik ‘Kayyum’ ala Turki

0
Catatan Cak ATMari kita tengok sejenak ke Turki, negeri yang mungkin terasa jauh secara geografis, tapi begitu dekat dalam ikatan kesejarahan dengan kita. Kunjungan...

Menyiasat Fenomena Tindak Kekerasan Terhadap Insan Pers

0
Oleh : Jacob EresteTindak kekerasan terhadap wartawan tampaknya semakin brutal dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang mungkin merasa sangat terganggu oleh fungsi kontrol yang dilakukan...

Rumah Berpintu Hati

0
amir husin daulaySAJAK AFNAN MALAY seperti rumah pintunya terbukawaktu apa kuasa menutuppintu hatimu, masuklah rumahku diasahlapangdari jendela-jendela berbarisrumahmu, kau amati orang-oranglalu-lalang, "kemana merekapergi?" dalam...

Menelisik Akar Sistem Pendidikan Kita

0
Oleh : Hendrajit Beberapa kawan netizen mewartakan kabar gembira. Putra-putrinya diterima di perguruan tinggi. Ada yang dapat perguruan tinggi negeri, ada juga perguruan tinggin di...

Prabowo dan Orde (Ekonomi) Pancasila

0
Catatan Akhir Tahun Oleh : Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke CircleSehabis tukar pikiran dengan beberapa teman-teman kelompok kritis di kantor eks KAMI di Menteng,...

Kenapa Ada Kacang Lupa Kulitnya

0
Cerpen AbsurdGus NasUtrecht sedang murung. Langit di atas Oudegracht tampak seperti bubur gandum yang basi, abu-abu dan lengket. Aku, Sang Penyair Mbeling, duduk di...

Mengukur Samudera Emosi Manusia

0
Menyambut Aplikasi Knowing Myself+Healing LSI Denny JA (4)Oleh Denny JA-000-Pada musim gugur tahun 1888, di kota kecil Leipzig, Jerman, langit berwarna kelabu. Seorang mahasiswa...

Follow us

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest news