Bendera Putih Ini
Puisi Pril HusenoBendera putih ini, naik tinggi sudahDiiringi derai air mata ibu, yang tetes matanya mengalir doa doa ...Inilah nak, segenggam merah putih yang...
Mahkota Putih Menutupi Kemunafikan
Oleh: Rickardo ChairatMerasa hebatMerasa terhormatMerasa terkuatLahirkan arogansi laknatMengaku bodoh, namun masih memakai "tetapi"Mahkota putih di kepalaDijadikannya senjataMembungkam suara-suara deritaTidak mau belajar karena merasa pintarSuka...
Akhirnya Mati!
puisi anto narasomaakhirnya, tanah itu terkulai dalam tumpukan kekejian yang membawa kematian bagi tangan-tangan terkulai dalam genangan lumpuryang menyisakan badai air matamaka,ribuan gelondong wajah...
Tamiang
Puisi Gus NasSesudah hujan merapatkan barisan Dan hutan lelah mengucap resah: Tamiang Mandi Basah!Aku menyaksikan bergelas-gelas najis dan kemunafikan tumpah di siniMengalir dari botol-botol...
Sujud Terakhir di Balik Lumpur Bencana
Puisi Yenyen T IskandarAir mata ini terus mengalir, bukan hanya karena kehilangan, tetapi karena kesaksian atas kemuliaanmu, Ibu. Tangan yang seharusnya memelukmu kini harus...
Cara Tuhan
Puisi Musftofa W HasyimBanjir dan longsorLongsor dan banjirmenerjang ruang dan waktu yang gentingnenghantam kesadaranbahwa membiarkankejahatan lingkunganharus dibayar dengan bencanayang tak terbayangkan sebelumnyaSumatra yang dulu...
Kepada Tan Malaka
Sajak Afnan Malay kemerdekaanitu, tak sampai jua seratus persen, pintamu Tansia-sia menghilang yang datangcelaka ditabung puluhan tahundalam celengan-celengan nista terbuat dari terakota terlepas tangan...
Hikayat Pulau Perca
Sajak Afnan Malaydi lautan, kapal Sumatera berbenderaperca: kain terkoyak-koyak, terdampar ke daratan cabikan-cabikan menyulaphutan-hutan. raja-raja hutan berdatangansilih berganti mengasah kapak-kapaklapar jutaan hektar dikoyak-koyaktanah-tanah dipotong-dipotongberlembar-lembar...
Ibu yang Memeluk Anaknya
Puisi Oka Swastika MahendraDi Palembayan arus menggulungMalam pecah tanpa aba-abaBumi bergemuruh, langit seakan runtuhRina Sitati seorang ibuTetapkan yakin antara hidup dan ajalSepuluh meter mereka...
Sajak Ironika Bencana
Sajak Ricky Rickardo
Sekarang tak perlu lagi susah-susah mencari kayuTak perlu keluar masuk hutan, menebang dan keluarkan biaya tukangPergilah ke SuwarnadwipaAnda tinggal angkut, tak perlu...
















