Maret Muram

0
Sajak Marlin Dinamikanto hilal tak terlihatdari atas menara hitam gelap berkencanmendung berkejaranbertatap gerimis muramtak juga hujandari baskom cenayang terlihat wajah kuyup bersandar beringin tuarapuh....

Pada Secangkir Cinta

0
Puisi Anto Narasomahanya setitik airketika sepuluh hari terakhir kau tiba di sinimaka,kesucian hatilahyang mengucap-ucap kebesaran-Mu, setelah melewati perjalanan haus dan laparmemang,bukan sekadar wajib melintasi...

O, Pak Ketua

0
Puisi Anto Narasomao, baunya khasdan bunyinya bagai bom yang berjoget salsa sebelum kau duduki kursi pertama dalam kampanye laluseperti kentutbunyinya waw, baunya berkelindan dari...

Sajak Cahaya Ramadhan

0
Puisi Akbar APCahaya di bulan Ramadhan bentuknya pengulangan.Tahun ini sudah bberjalan sekitar 365 hari.Sedari kita bertemu dalam simpul yang digelar seorang sahabat.Tahun lalu, masih...

Puisi Untuk Mahasiswa Indonesia

0
Aprinus SalamDi pinggiran sebuah kampus yang megah, tapi juga gerahduduklah seorang pemulung tua dengan sekarung plastik rongsokandan secuil harapanSeorang mahasiswa berlalumelirik sejenak, seperti berpikirtak...

Makan Siang Gratis

0
Puisi Sigit SugitoDi bawah teriakan Merdeka anak anak matahari sekolah,Bernyanyi "Maju tak gentar membela yang benar"Sambil menghapal teks PancasilaBercerita tentang 2045.Anak anak berlari riang...

Padang Kurusetra Puasa Jiwa

0
PUisi Oka swastika mahendraDi dalam dada manusia ada sebuah padang luas yang tak tampak oleh mata. Orang-orang bijak dalam kisah kuno menyebutnya seperti medan...

Hikmah Subuh

0
Puisi Oka swastika mahendra1Fajar merekahLangit memucatAdzan memanggil jiwaSunyi menjadi saksiEmbun di rumputNafas terasa ringanHati mulai sadar2Langkah ke sajadahAir wudhu beningDingin menyentuh imanGemetar kecilDoa terangkat...

Omon-Omon Soal Oligarki

0
Karya: ishak rafickKau bilangOligarki musuh negaraMahasiswa bilangItu cuma omon-omonKau bilangOligarki musuh rakyatMahasiswa bilangItu cuma omon-omonKau bilang Oligarki biang bencanaDi Aceh Sumut dan SumbarMahasiswa bilangItu...

Tujuh Belas Kali

0
Renungan Hendrajit 17 KaliDalam sehari semalam, tanpa kita sadari, ada tujuh belas kali lidah ini kembali ke pintu yang sama.Pintu itu bernama Al-Fātiḥah.Bukan kebetulan ia...

Follow us

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest news