Whoosh
Oleh: Smith AlhadarPenasihat Institute for Democracy Education (IDe)Whoosh, dimodernkan dari kata “wuss”, adalah satuan kecepatan tak terukur menurut imajinasi orang awam. Karena itu, Whoosh...
Wow! Emas 3,5 Ton
Catatan Cak ATKalau ada lomba korupsi emas, maka pemenangnya nyaris bisa ditebak tanpa voting. Ya, kasus 3,5 ton emas. Bukan gram, bukan kilo, tapi...
Cahaya yang Menyala di Timur
oleh: Abdul Karim Gagasan Zamakhsyari Dhofier dalam The Pesantren Tradition: The Role of the Kyai in the Maintenance of Traditional Islam in Java membuka...
TNI Pejuang Demokrasi
Oleh: Radhar Tribaskoro Di tengah redupnya cahaya demokrasi Indonesia, ada satu lembaga yang justru menyalakan kembali api harapan: Tentara Nasional Indonesia. Ironisnya, di saat...
Koperasi Tambang : Keadilan yang Ditagih dari Perut Bumi
Oleh: SurotoKetua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES)Ketika pemerintah membuka jalan bagi koperasi untuk mengelola izin tambang mineral dan batubara, publik terbelah antara optimisme dan...
Teori dan Semiotika “Omon-Omon”
Oleh: Aprinus SalamSaya berterimakasih kepada Presiden Prabowo yang telah memobilisasi penggunaan kata/frasa/istilah “omon-omon” (izin: selanjutnya disebut kata). Waktu itu, Prabowo menggunakan kata tersebut dalam...
Kungfu Prabowo dan Jurus Pendekar Mabuk
(Seni Mengendalikan Kekuasaan dalam Tradisi Sun Tzu dan Shaolin)Oleh: Indra AdilEksponen Gema IPB 77/78 “Keunggulan tertinggi adalah menaklukkan musuh tanpa bertempur.”-Sun Tzu, The Art...
Dari Whoosh ke Whoops!
Oleh: Lukas LuwarsoProyek kereta cepat Whoosh (Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat) yang diangankan akan membuat "harum" Indonesia, ternyata tak sewangi promosinya. Proyek yang...
Syeikh Siti Jenar – Walisongo dan KDM – Ulama
Oleh: Agus WahidSuatu saat seseorang datang ke rumahnya sambil mengetuk pintunya. Dijawab, “Tak ada Siti Jenar. Yang ada Allah”. Itulah sebuah kalimat singkat Syeikh...
Ketika Sistem Tak Lagi Mendengar
Oleh: Radhar Tribaskoro Ada semacam kesunyian yang teratur di republik ini. Isu tentang ijazah palsu Jokowi, ijazah Gibran, politik dinasti, megakorupsi atau wacana tiga...
















