Puisi Rickardo Chairat

Tak perlu sedu-sedan, kalau hanya mengharapkan simpati
Tak perlu isak tangis, kalau hanya ingin dianggap sebagai korban
Tak perlu keluar air mata, kalau hanya untuk menghindari pertanggungjawaban
Kalau ingin menangis, menangislah di tempat sunyi, agar bisa ingat akan diri

Jangan biarkan lidahmu lebih panjang dari akal
Sumbang rasonyo…
Jadikan masa lalu sebagai pelajaran
Bukan untuk memperparah keadaan

Ingat… sejarah sering menerima perlakuan konyol
Dari lidah dan air mata

Barajalah, bia tahu di nan ampek, tahu pulo di nan anam
Kok ndak tahu di nan ampek, dek nan anam awak tamaso


Bungo, 30 September 2025

Advertisement
Artikulli paraprakDuka Pesantren Buduran
Artikulli tjetërKatalog Impor MBG (3)

Tinggalkan Komentar