Puisi Sigit Sugito

Terus tebarkan benih kebenaran untuk membongkar seluruh kebusukan negeri ini.
Terus kobarkan api keberanian untuk mengajak seluruh anak negeri mengerti situasi negeri ini.
Terus kepalkan tangan untuk meninju para aparatus negeri yang dengan telanjang telah merampok negeri ini.

(aku melihat airmata menetes dari mata garuda, aku merasakan detak jantung di dada garuda, aku merasakan cengkeraman kaki garuda yang tidak sekuat lagi)

Teruskan wahai para demonstran.
Aku tunggu dengan seikat bunga di persimpangan jalan.

Kamu para demonstran adalah matahari yang membakar.
Kamu para demonstran adalah bumi yang menguatkan akar.
Kamu para demonstran adalah air yang menyejukkan jiwa jiwa lapar.

(Dan kamu para demonstran adalah rakyat yang menyuarakan keadilan)

Yogyakarta, Ramadhan 2025.

Advertisement

Tinggalkan Komentar