Puisi Netty Patryana

Seorang Astronom Jerman berteori
Menaklukkan angkasa membelah mimpi
Berujar bahwa hidrogen dan helium
Tlah rela menghilang karena panas
Dan menyisakan unsur kepekatan
Dalam gumpalan penantian

Seorang Astronom Amerika berteori
Menerawang mengembara menafsir rotasi
Berujar bahwa debu dan gas
tlah rela berotasi kehilangan massa
Dan akhirnya menggumpal memadat
Dalam kehampaan yang panjang

Tak salah berubah wujud
Tak dosa berubah bentuk
Tak luka kehilangan rupa
Tak mati berkelana

Para pengembara menanti bintang
Di tengah padang ilalang
Menanti si rasi pari menuntun ke arah selatan
Menanti si rasi waluku tanda mulai kehidupan

Panasnya sang surya melenyapkan sang bintang
Jauhnya jarak tak sebabkan mati suri datang
Penatnya penantian terlukis di langit malam
Kilaunya bintang mengubah makna sang bulan

Joule dan kalor bersatu dalam energi
Menari berdansa di jagat gravitasi
Walau tak tercipta dan tak musnah
Derumu memutar roda bumi

Purnama kembali sabit pun tak melukai
Kupu kupu kembali kepompong pun tak mencederai
Pasang kembali surut pun tak menodai
Senandung perubahan tak menyakiti

Tak salah berubah wujud
Tak dosa berubah bentuk
Tak luka kehilangan rupa
Tak mati berkelana

Advertisement

Tinggalkan Komentar