
Puisi Pril Huseno
Aku tau Ana,
Semalam, betapa sepi memagut dirimu
Terlilit sunyi di keramaian
Meski angin selalu beranjak mengikuti
langkahmu
Aku tau ana,
Diam mu bukan berarti tak bersuara.
Pancaran dan tatap bola matamu
Adalah bahasa, yang menikam nikam benakku
Pilu…
Taukah kau Ana,
Taburan Cahaya kembang api semalam
Bagai pekik jiwamu yang berlompatan
Meronta dalam bising namun tetap hampa
Tak usah kau genggam lagi.
Lepas saja sebagaimana air mengilir
Dia akan menemukan muaranya
Selamat hari baru di tahun yang baru, Ana
Yogya, 01 Januari 2016
Advertisement











