Reportase: Is Pelsy, Biro Ambon

Ambon, Kansnews.com – Dari data Badan Statistik Provinsi Maluku, Usaha Mikro Kecil (UMK) mempunyai peran yang sangat penting dalam menggerakkan roda perekonomian Maluku. Ambon sebagai ibukota provinsi Maluku, menjadi pusat pergerakan ekonomi yang menempati urutan kedua setelah kabupaten Maluku tengah dalam jumlah UMK. Dan Rais Salatalohy adalah salah satu sosok pemuda di Maluku yang melihat potensi ini.

Dalam program acara Entrepreneur yang disiarkan Pro 2 RRI Ambon belum lama ini, Rais Salatalohy, owner atau pemilik Walang Es Rasta, membagikan kisah inspiratifnya ihwal bagaimana keberhasilannya mengubah buah menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Bapak dua orang anak ini sebelumya adalah karyawan pada salah satu Bank Swasta Nasional, tetapi memilih resign pada 2017 lalu. Jiwa entrepreneur yang melekat dengannya, membuat Rais kemudian membidik usaha jualan es yang dinilai memiliki peluang yang menjanjikan.



Rais, yang dikenal sebagai sosok dengan kreativitas dan semangat inovasi yang tinggi, mengungkapkan bahwa ide mendirikan Walang Es Rasta berawal dari keinginannya memberdayakan hasil buah yang melimpah di Maluku. Sebelum membuka usaha es buah ini di Ambon, Rais merintis usahanya di Masohi Kabupaten Maluku Tengah, yang merupakan kota kelahirannya. Dalam pandangannya, dengan mengolah buah menjadi es segar yang khas dan penuh cita rasa, ia tak hanya menciptakan produk yang digemari masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Berawal dari coba-coba berbisnis es dari buah dan ternyata banyak yang suka, Rais mulai serius mengembangkan usaha ini. Kerja keras Rais dengan Walang Es Rasta telah menjadi salah satu UMKM kuliner yang cukup dikenal di Ambon, terutama kalangan anak muda. Semoga kesuksesan Walang ES Rasta menjadi inspirasi bagi kaum muda Maluku untuk lebih kreatif dalam memasuki dunia usaha. Hal ini mematahkan stereotip bawa punya penghasilan bukan melulu menjadi orang kantoran.

Advertisement

Semoga kisahnya ini bisa menginspirasi banyak orang. (isp)

Advertisement

Tinggalkan Komentar