Reportase: Budi Sutiono, Yogyakarta

Yogyakarta, Kansnews.com – Ada pemandangan yang tak biasa namun menyejukkan hati di jantung Kota Gudeg pada Jumat pagi (14/8/2026). Di bawah cerahnya langit Titik Nol Kilometer Yogyakarta, riuh semangat kebangsaan menggema sejak pukul 08.00 WIB. Ratusan helai bendera Merah Putih dibagikan langsung kepada masyarakat yang melintas, membawa pesan mendalam tentang arti menjadi bagian dari Indonesia.

Agenda luar biasa ini digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Yogyakarta dengan merangkul seluruh elemen masyarakat. Tak ada batas antar-golongan pagi itu. Perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan berbagai komunitas—mulai dari NU, Muhammadiyah (MD), Senkom, Pramuka, IWAPI, Dudem, hingga elemen masyarakat lainnya—bahu-membahu membagikan lambang negara tersebut kepada warga lokal, wisatawan, hingga para pengendara jalan.

Titik Nol: Pusat Pertemuan dan Simbol Persatuan

Pemilihan lokasi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta bukan tanpa alasan. Sebagai ‘jantung’ aktivitas kota tempat bertemunya warga dari berbagai penjuru, lokasi ini menjadi panggung strategis untuk menyebarkan gelombang nasionalisme.

“Melalui pembagian bendera Merah Putih ini, kita tidak sekadar membagikan selembar kain, melainkan merawat rasa memiliki, mencintai, dan menghargai NKRI agar terus menyala dari generasi ke generasi,” ujar salah satu perwakilan di lapangan.

Menanam Jiwa Nasionalisme Lintas Sektor


Semangat kebersamaan yang terpancar dalam foto di atas memeperlihatkan senyum hangat para sukarelawan dari berbagai latar belakang yang menyatu dalam kehangatan persaudaraan. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan ormas dan latar belakang bukanlah sekat, melainkan kekayaan yang menguatkan simpul kebangsaan.

Aksi sederhana namun sarat makna ini diharapkan mampu menyulut kembali rasa cinta tanah air, memperkokoh semangat kebangsaan, serta meneguhkan rasa bangga sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia menjelang peringatan hari kemerdekaan.
Dari Titik Nol Yogyakarta, Merah Putih tak sekadar berkibar di tiang-tiang jalan, tetapi juga tertanam makin dalam di dada setiap anak bangsa.

Salam Merdeka.

(bst)

Advertisement
Advertisement

Tinggalkan Komentar