Surat Terbuka Untuk Nanik S. Deyang
Membangun Generasi, Memperkuat NegaraIbu Nanik S. Deyang yang saya hormati,Perkenankan saya menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Ibu untuk...
Anies Baswedan : Gerak-Gerik yang Tak Hilang dari Radar
Oleh : In’amul MustofaSesudah pemilu usai, biasanya politik memasuki musim sunyi.Spanduk diturunkan. Sorak-sorai mereda. Nama-nama yang kemarin memenuhi layar televisi dan linimasa media sosial...
Bukan Dapur Asal Ngebul
Catatan *Cak AT*Ketika akademisi turun gunung, dapur MBG alias SPPG berubah dari tempat memasak menjadi laboratorium pembangunan manusia.Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sering dibayangkan...
Banalitas Kekuasaan, Kritik Ornamental Gen Z dan Krisis Intelektual Kampus
Requiem di Bawah Langit BulaksumurOleh: Gus Nas Jogja Di pelataran Bulaksumur, di mana akar-akar Pohon Bhodi atau Ficus Religiosa membelit bumi seperti urat-urat purba...
Ekonomi Religius
Catatan Cak ATSehari setelah pidato Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Lahir Pancasila, sebuah gambar beredar ke mana-mana. Warnanya cerah. Susunannya rapi. Isinya lima...
Idul Adha dan Semarak Hadrat di Bumi Maluku
Oleh : IspelsyHari itu Sabtu tanggal 30 Mei saya dikirimi pesan oleh senior saya, sebuah link dari instagram. Tanpa membuka link tersebut saya langsung...
Dua Kali Adil
Catatan *Cak AT*Hari ini, 1 Juni. Hari libur nasional. Hari ketika bangsa Indonesia kembali membuka lemari sejarah, mengelap foto lama, meniup debu yang menempel...
Idul Adha: Perspektif Ekonomi-Politik
Oleh: Agus WahidSangatlah fantastik. Itulah perputaran penjualan hewan kurban (kambing dan sapi) semasa Idul Adha. Bagaimana tidak? Untuk menyambut Hari Raya itu, perputaran uangnya...
Piala Dunia Rasa Arisan
Catatan Cak AT
Dulu calo pakai topi. Sekarang pakai algoritma dan disebut “dynamic pricing”.Piala Dunia tinggal menghitung hari. Planet ini kembali bersiap menyaksikan drama 22...
Merefleksi 27 Mei: Selamat Dari Bencana Gempa 2 Dekade Silam dan Rela Berkorban Hari...
Oleh: Akbar AP (Penulis Muda Tunanetra)Bersyukur bisa selamat dari bencana gempa Jogja. Waktu itu masih balita. Terbayang di pelupuk mata, pontang-pantingnya kakek menggendong saya....
















