Akhirnya Mati!
puisi anto narasomaakhirnya, tanah itu terkulai dalam tumpukan kekejian yang membawa kematian bagi tangan-tangan terkulai dalam genangan lumpuryang menyisakan badai air matamaka,ribuan gelondong wajah...
Banjir yang Selalu Datang Tepat Waktu
Oleh: Dr. Mahmud SyaltoutMengapa Banjir Selalu Terjadi, Tapi Penjelasannya Selalu SamaBanjir selalu datang dengan cara yang rapi. Hujan turun, air naik, berita muncul, pejabat...
Tamiang
Puisi Gus NasSesudah hujan merapatkan barisan Dan hutan lelah mengucap resah: Tamiang Mandi Basah!Aku menyaksikan bergelas-gelas najis dan kemunafikan tumpah di siniMengalir dari botol-botol...
Berpengetahuan, Tapi Tidak Berilmu
Oleh: Aprinus SalamMemang, kemudian, perlu dibedakan apa yang dimaksud dengan pengetahuan dan ilmu. Pengetahuan, dari asal kata tahu, adalah bagaimana seseorang banyak tahu, mengetahui...
Sujud Terakhir di Balik Lumpur Bencana
Puisi Yenyen T IskandarAir mata ini terus mengalir, bukan hanya karena kehilangan, tetapi karena kesaksian atas kemuliaanmu, Ibu. Tangan yang seharusnya memelukmu kini harus...
Cara Tuhan
Puisi Musftofa W HasyimBanjir dan longsorLongsor dan banjirmenerjang ruang dan waktu yang gentingnenghantam kesadaranbahwa membiarkankejahatan lingkunganharus dibayar dengan bencanayang tak terbayangkan sebelumnyaSumatra yang dulu...
Kepada Tan Malaka
Sajak Afnan Malay kemerdekaanitu, tak sampai jua seratus persen, pintamu Tansia-sia menghilang yang datangcelaka ditabung puluhan tahundalam celengan-celengan nista terbuat dari terakota terlepas tangan...
Bencana Sumatra 2025: Genosida Ekologis Negara vs Peringatan HAM 10 Desember
Oleh: Sobirin MalianDosen FH UAD, YogyakartaHari ini, 10 Desember 2025, dunia memperingati Hari Hak Asasi Manusia. Di Indonesia, upacara megah digelar sambil negara terus...
149 Juta Paragraf
Catatan Cak ATKonon, orang bilang kaum muslimin itu miskin inovasi. Setelah abad kejayaan peradaban Islam, tak ada lagi kemajuan, semuanya sudah pindah ke Barat...
Tanah Untuk Orang Miskin
Mandat Epistemologis dan Imperatif Spiritual bagi Keadilan AgrariaOleh: Gus Nas Jogja Tanah—ia melampaui definisinya sebagai aset fisik. Ia adalah fondasi ontologis kemanusiaan, sumber pertama...

















