(bagimu dr Yumna)
kehilangan itulah
warna perlawanan dalam situasi yang tumbuh cinta
gaza,
kau cekik segala yang ada dari tiada. karena rindu antarcinta, kau bangun manusia-manusia sedalam sujud dari hatimu bagi sesiapa
biarlah,
lorong-lorong sepenuh cinta yang ada kini tiada itu —berpadu dalam dentuman pertempuran hati nurani
sebab,
kehilangan sebesar biji sawi yang menggores luka, membayang
di antara bayang-bayang cermin kaca
dr Yumna,
ke mana sepotong wajahmu yang bersih dari segala kedengkian?
gaza,
jangan kau hapus segala kehilangan dari perasaan cinta
sebab,
kemuliaan cinta bagi hati nuranimu adalah surga
Palembang, 12 Juli 2026
Advertisement










