Oplus_16908288

rakyat pintar, petinggi ingkar, pembakar adalah siluman lebih pintar

Puisi oka swastika mahendra

Hutan kembali menyala
Langit kembali hitam
Rakyat kembali sesak
Petinggi kembali bicara
Siluman kembali menghilang

Rakyat membaca asap
Rakyat menghitung kerugian
Rakyat mencium permainan
Rakyat bertanya lantang
Siapa sebenarnya pembakar?

Petinggi pintar berpidato
Rapat digelar berulang
Satgas segera dibentuk
Helikopter kembali terbang
Api tetap berpesta

Titik api terlihat
Konsesi pun terlihat
Hotspot bukan rahasia
Peta bukan rahasia
Lalu pelaku menghilang

Hutan dibakar
Lahan berubah harga
Izin berubah makna
Tanah berubah tuan
Uang berubah alamat

Pembakar adalah siluman
Jejaknya mendadak lenyap
Namanya menjadi kabut
Tangannya tak terlihat
Untungnya tetap nyata

Rakyat kehilangan hutan
Satwa kehilangan rumah
Anak menghirup asap
Negeri kehilangan warisan
Siapa menghitung untung?

Jangan tangkap tangan
Cari otak pembakaran
Telusuri pemilik keuntungan
Bongkar rantai kekuasaan
Jangan berhenti bawah

Sampai kapan terbakar?
Sampai hutan habis?
Sampai rakyat lupa?
Atau sampai siluman
Lebih pintar lagi?

Jogjakarta, 6 September 2026

Advertisement

Tinggalkan Komentar