Jakarta, Kansnews.com — PATAKA Institute menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah dan arah kebijakan Perumda Pasar Jaya dalam memperkuat tata kelola pengelolaan 153 pasar yang berada di bawah kewenangannya. Dalam rilis pers yang dibagikan kepada media, PATAKA Institute menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :
Pertama, PATAKA Institute memberikan dukungan kepada Pasar Jaya untuk melakukan penegakkan aturan secara konsisten berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 dan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2018 di seluruh pasar yang dikelola. Penegakkan aturan ini diyakini akan menjadi landasan utama dalam menciptakan ketertiban, peningkatan standar layanan, serta kepastian hukum bagi para pedagang dan pengguna pasar.
Kedua, PATAKA Institute mendorong Pasar Jaya untuk memperkuat perbaikan tata Kelola perpasaran, serta menjalankan peran dan fungsinya dalam melakukan pembinaan dan pelatihan kepada pedagang — agar kualitas SDM pedagang terus berkembang dan mampu bersaing dalam dinamika perdagangan ritel modern. Pembinaan yang berkelanjutan akan berdampak langsung pada peningkatan layanan dan pengalaman berbelanja masyarakat di pasar-pasar tradisional DKI Jakarta.
Ketiga, PATAKA Institute mendukung dan mendorong Pasar Jaya untuk mengakselerasi program digitalisasi pasar tradisional guna menciptakan ekosistem pasar yang lebih transparan, akuntabel, mudah, dan adaptif terhadap perkembangan era digital. Digitalisasi diyakini akan memberikan manfaat signifikan, tidak hanya bagi pedagang dan konsumen, tetapi juga bagi proses perencanaan, monitoring, dan evaluasi manajemen pasar secara menyeluruh.
Keempat, PATAKA Institute mendukung kolaborasi dan sinergitas antara Perumda Pasar Jaya selaku operator 153 pasar di DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta sebagai regulator yang menginisiasi aturan tata Kelola perpasaran untuk bersama-sama mengawal dan menegakkan aturan berupa Perda No. 3 Tahun 2018 dan Perda No. 7 Tahun 2018 sehingga tercipta ekosistem pasar tradisional yang saling menguntungkan bagi seluruh stakeholder.
Nedi Setiadi, selaku Direktur Eksekutif PATAKA Institute menyampaikan: “Penerapan aturan, pembinaan yang konsisten, dan penerapan teknologi digital pada pasar tradisional bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis untuk memastikan pasar tradisional tetap relevan dalam lanskap ekonomi modern. Pasar Jaya memiliki mandat, instrumen, dan kapasitas untuk menggerakkan transformasi ini — dan kami mendukung penuh agar arah ini dapat dijalankan secara tegas dan terukur.”
Sementara itu Hamdan Wibawa, Direktur Strategis PATAKA Institute menambahkan: “Digitalisasi akan menjadi game changer dalam tata kelola pasar tradisional. Dengan data yang lebih transparan, proses yang lebih efisien, serta layanan yang lebih adaptif, maka pasar bukan hanya sekadar ruang transaksi, tetapi akan menjadi simpul ekonomi yang kompetitif dan modern. Kami menilai Pasar Jaya memiliki peluang besar untuk menjadi role model nasional dalam hal modernisasi pasar.”
PATAKA Institute akan terus memberikan sudut pandang, masukan strategis, serta dukungan kebijakan untuk memastikan transformasi pasar tradisional di Jakarta berjalan menuju standar yang lebih maju, kredibel, dan berorientasi kepentingan publik jangka panjang.
Tentang PATAKA Institute
PATAKA Institute merupakan lembaga kajian strategis yang berfokus pada isu-isu tata Kelola pasar, pemberdayaan UMKM, serta advokasi kebijakan publik yang berkeadilan. Lembaga ini berkomitmen mendorong terciptanya sistem perpasaran yang sehat, transparan, dan berpihak pada pelaku usaha kecil di Indonesia.











