Malang, Kansnews.com – Lagi, SMAN 1 Kota Malang meraih Peringkat 1 Se-Jawa Timur sebagai sekolah dengan karya buku ber-ISBN terbanyak. Untuk itu, pada Sabtu (4/10/2025) lalu Pemerintah Propinsi Jawa Timur memberikan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Kepala SMA Negeri 1 Kota Malang, Bapak Dr. Basuki Agus Priyana Putra, M.Pd.

SMAN 1 Kota Malang, sekira 4 tahun lalu telah memulai tradisi literasi yang bagus, dengan mendorong para siswa dan guru untuk menulis. Karya yang berbentuk puisi, cerpen dan lainnya dari para guru dan murid tersebut kemudian diterbitkan menjadi buku-buku yang dilengkapi dengan nomor ISBN. Adalah M Saiful Hafidz, S.Pd, guru di SMAN 1 Kota Malang yang ditunjuk oleh sekolah untuk menjadi ketua tim literasi sekolah. Bersama dengan M. Iqbal Kurniadi, Kepala Perpusatakaan SMAN 1 Kota Malang saat itu beserta guru-guru dan kepala sekolah bahu membahu memulai upaya untuk menumbuhkan minat menulis di kalangan siswa-siswa SMAN 1 Kota Malang. Kerja keras tim literasi sekolah akhirnya berbuah manis dengan berhasil menorehkan prestasi Peringkat 1 Se-Jawa Timur sebagai sekolah dengan karya buku ber-ISBN terbanyak.

Kansnews.com berhasil mewawancarai M Saiful Hafidz, S.Pd dalam wawancara singkat perihal kinerja SMAN 1 Kota Malang. Berikut di bawah ini wawancaranya:

Advertisement
Kans Jawara

Kansnews.com : Bagaimana upaya tim literasi sekolah dalam mensupport anak didik untuk semangat menulis, hingga bisa menghasilkan banyak karya tulis?

Untuk meraih itu semua dibutuhkan kolaborasi tim dan semua unsur yang ada di SMAN 1 Kota Malang, melalui program Si Kela Sibuk (Siji Kelas Siji Buku) yang dipelopori melalui suatu gerakan yang kami beri nama Gelis (Gerakan Literasi Sekolah) Merdeka dapat berkolaborasi untuk menghasilkan karya tulis yang gemilang.

Kansnews.com : Bagaimana dengan pendanaan penerbitan buku? Apakah Ibu Gubernur Jawa Timur berjanji akan memfasilitasi penerbitan buku berikutnya?

Pendanaan dalam kegiatan tersebut tentunya dari berbagai sumber sukarela dan sponsorship. Terkait apakah Bu Khofifah berjanji akan memfasilitasi penerbitan buku berikutnya, sampai hari ini masih belum ada pembahasan terkait tentang itu.

Bisa diceritakan sedikit perihal seremoni penghargaan tempo hari?

Kegiatan berlangsung pada tanggal 4 Oktober 2025 di Grand City Surabaya dengan dihadiri oleh pejabat Gubernuran, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, Kepala Sekolah, Pengawas, Guru, Murid, dan para penulis buku. (p17)

Tinggalkan Komentar