Puisi Pril Huseno

Ranjang bergerak
Didorong harapan pulih
paripurna
Lalu lalang di depan
Mereka yang menunggu
giliran

Wajah tertutup masker
Mata terpejam
Alat pacu terpasang di kaki
“Baru usai tindakan operasi”
Bisik bisik beredar
Memenuhi ruang tunggu
Yang berubah kelam

Hidup manusia adalah alur
Yang mengalir pelan
Selalu mencari celah
Ruang bernapas
Ruang bergantung
Ruang ampunan

Kala ujian dan suka
Silih berganti
Itu adalah aneka warna
Hiasan. Aksesoris. Bumbu
Penyedap kehidupan

Kita hanya bisa melakoni
Karena kitalah
Anak wayang
Yang menunggu peran
Berikutnya dari
Sang Dalang

Bersyukurlah

Yogyakarta, 13 April 2026

Advertisement
Artikulli paraprakHalal Bi Halal, Social Capital, dari Negara Hingga Korporasi
Artikulli tjetërSajak Keras Kepala*

Tinggalkan Komentar