Wawancara Khusus Dr Roslina Hj. Mohamad Shafi
Yogyakarta, Kansnews.com – Di sela-sela 3rd International Conference on Islamic and Halal Economic Studies (ICIHES 2025), Kansnews.com berkesempatan melakukan wawancara dengan salah seorang peserta conference, Dr Roslina Hj. Mohamad Shafi, yang merupakan utusan dari Universiti Teknologi MARA, Selangor, Malaysia.
Roslina, yang seorang Senior Lecturer dan mengajar mata kuliah Finance, Islamic Finance and Banking, dan Investment mengungkapkan Kesan dan pendapatnya perihal keikutsertaannya pada ICIHES 2025 Yogyakarta.
Berikut di bawah ini wawancaranya :
Kansnews.com : Apa Kesan anda tentang 3rd ICIHES 2025 di Yogyakarta ini?
Dr. Roslina : Kesan saya dari pelaksanaan ICIHES 2025 di Yogyakarta ini, sangat memberi insight bagi peserta terutama dalam mendapatkan ide-ide bernas, untuk meningkatkan perekonomian, terutamanya perekonomian Indonesia.
Menurut saya melalui forum ICIHES 2025 ini kita harus bisa memberikan positive contribution untuk tujuan penyadaran masyarakat dan juga pembinaan infrastruktur perekonomian, khususnya ekonomi dan industri halal.

Dr. Roslina Hj Mohamad Shafi
Kansnews.com : Sejauh mana kajian dan practise yang telah dilaksanakan oleh MARA University dalam kajian perekonomian dan industri halal?
Dr. Roslina: Di kampus kami MARA Technology University, kami membuat riset dalam pendidikan halal food dan peningkatan pendapatan halal. Dan juga kaidah-kaidah bagaimana supaya keuangan halal berjalan, demikian pula UMKM /SMI (small,medium enterprise coy).
Kami juga melaksanakan studi tentang supply chain, yakni bagaimana mendapatkan resources atau bahan-bahan mentah terkait halal logistic. Contoh dari halal logistic ini seperti dalam hal transportasi atau angkutan bahan makanan, bagaimana agar tidak tercampur dengan makanan non halal. Ini menurut saya hal yang sangat penting. Bahwa isu halal food tidak hanya soal makanan halal saja, tapi juga menyeluruh dari soal pendanaan halal, lalu halal logistic, juga human telling, kemudian bagaimana sisi penerapan dari standar mutu ISO 9000.
Kansnews.com: Apa yang dapat dipelajari dari kelas Inovasi Halal ini?
Dr. Roslina : Untuk kelas seminar Inovasi Halal ini, bagi saya sangat membuka ruang untuk ekonomi halal utamanya di pasaran global. Di mana banyak sekali pasar dunia bagi ekonomi dan halal food yang masih perlu dieksplore lebih jauh dan serius.
Masih ada peluang bagi halal food dunia sekira 2 miliar dollar USD yang harus dieksplore dengan sungguh-sungguh oleh para pelaku ekonomi dan halal food dunia.
Nah, melalui conference ini kami banyak mendapatkan ide bagaimana membuka market yang bukan hanya produk halal food, tapi juga halal finance dan lainnya ke peringkat global. (p17)










