Akhirnya Mati!
puisi anto narasomaakhirnya, tanah itu terkulai dalam tumpukan kekejian yang membawa kematian bagi tangan-tangan terkulai dalam genangan lumpuryang menyisakan badai air matamaka,ribuan gelondong wajah...
Sujud Terakhir di Balik Lumpur Bencana
Puisi Yenyen T IskandarAir mata ini terus mengalir, bukan hanya karena kehilangan, tetapi karena kesaksian atas kemuliaanmu, Ibu. Tangan yang seharusnya memelukmu kini harus...
Cara Tuhan
Puisi Musftofa W HasyimBanjir dan longsorLongsor dan banjirmenerjang ruang dan waktu yang gentingnenghantam kesadaranbahwa membiarkankejahatan lingkunganharus dibayar dengan bencanayang tak terbayangkan sebelumnyaSumatra yang dulu...
Kepada Tan Malaka
Sajak Afnan Malay kemerdekaanitu, tak sampai jua seratus persen, pintamu Tansia-sia menghilang yang datangcelaka ditabung puluhan tahundalam celengan-celengan nista terbuat dari terakota terlepas tangan...
Nang Ning Nung
Puisi Slamet WidodoKulepas segala tentang.Tak beda bayang.Rasa melayang.Mata pun memandang.Hanya selayang pandang.Jauh jangkau radang.Besar teramat sayang.Terjang badai menerjang.Alam tenang.Bumi senang.Telaga bening menggenang.Satwa riang.Suara belantara...
Kami, Anak Merah Putih
Puisi Anto Narasomainilah kami,wajah-wajah lapisanpaling berani memberondong kebijakan lewat moncong kemarahandalam jiwa kami,merah putih terus bergejolak lewat aliran darah dan tulang-belulang yang menusuk tajam...
Balada Kursi Roda
Kenang mendiang Fikri Thalib
Sajak Marlin Dinamikantodari atas kursi roda tangan bergerak gesit lindas kebengisan Orba rejim yang sakit kursi roda terus bergerak dari kampus...
Ritual Membasuh Kaki
Sajak Afnan Malaysebelum tenggelam di pembaringandibasuhnya kedua kaki lalumerendam ke dalam baskommelingkar, "agar aku tetap berjalandibatasi lingkaran-lingkaran sejauhapapun aku pergi," gumamnya sepisekaliwaktu malaikat bertanya...
Memahami Sastra dan Unsur Tasawuf
Oleh: Anto NarasomaDALAM ilmu tasawuf, salat itu tak hanya diartikan dari nilai gerakan-gerakan kepatuhan ke pada Allah SWT semata. Sebab, tasawuf mengajarkan kita...
Ketika Alam Menagih Janji
Puisi Rickardo Chairat Alam kembali bicaraMelalui bencana ia menjelaskanBahwa ada sesuatu yang salah telah dilakukanDemi kenikmatan sementaraLihatlahAir yang lembut memperlihatkan kekuatannyaIa mampu membuat bumi...
















