Kucing Paramadina

0
Catatan Cak AT Pengantar : Kehadiran kucing di Paramadina bukan sekadar humor akademik. Mereka adalah simbol. Simbol adaptasi, kebersamaan, keberlanjutan, moderasi, dan tentu saja, toleransi.Ah, Universitas...

Hati-hati dengan Pajak BBM Hajat Hidup Orang Banyak

0
Oleh : Salamuddin DaengSetiap liter BBM ada pajak Rp.2245,3. Jadi kalau beli pertalite satu liter Rp.10.000 maka bayar pajaknya Rp.2245,3 atau 23%. Berat ya?Pajak...

Demi Rakyat, Katanya

0
Catatan Cak AT Mekanisme tertutup yang didominasi elite akan meminggirkan tokoh independen. Politik uang? Jangan berharap hilang. Jika sebelumnya uang mengalir ke rakyat, kini uang...

Usia yang Hilang

0
Puisi Dewanty MaharaniDi balik angka yang merayap pelanAda rahasia gelap tak terbantahkanUsia adalah bayangan yang mengejarMenyusup di sela-sela napas yang bergetarKetika malam menyapa dengan...

Jeritan Baceprot

0
Catatan Cak AT"God, allow me please to play music. Why today, many people wear religion to kill the music?". Tuhan, tolong izinkan aku bermain...

Nak

0
Puisi Is PelupessyNak..kini diam-diamkubukan diam-diammu nak..misal hari ini matahari bersedihyang pasti bukan hatimuNak.. biarkan sajapertikaianamarahdan sedih milik merekakutau ceriamucandamumanjamunafas bagiku, candu bagikuPelupessy Is

Rumah Berpintu Hati

0
amir husin daulaySAJAK AFNAN MALAY seperti rumah pintunya terbukawaktu apa kuasa menutuppintu hatimu, masuklah rumahku diasahlapangdari jendela-jendela berbarisrumahmu, kau amati orang-oranglalu-lalang, "kemana merekapergi?" dalam...

Prabowo, Kunto dan Visi Manusia Indonesia

0
Oleh: Radhar Tribaskoro  - Peneliti dari The BRAIN InstituteBeberapa hari lalu, kabar tentang mutasi besar-besaran 300 perwira tinggi TNI menggema di berbagai media. Sebagaimana...

Tarekat Generasi Algoritma

0
Catatan Cak ATAlhamdulillah, lumayan banyak yang membaca tulisan saya —dan lebih penting lagi, berani menanggapi. Saya sudah siap disergap kritik seperti sufi yang hendak...

Tarekat Pembangkit Jiwa Budaya

0
Catatan Cak ATPagi kemarin, seperti biasa, cendekiawan Yudi Latif mengirimkan renungannya melalui chat WhatsApp, berjudul Jiwa Budaya. Ia memulai dengan menyitir Oswald Spengler dalam...

Follow us

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest news