Negara Rp10.000: Ketika Anak SD Mati, dan Republik Tetap Pidato
Oleh : Martondi Heritage Seorang anak SD di Nusa Tenggara Timur mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pulpen seharga Rp10.000.Ayo, kamu ulangi...
Gus Baha
Oleh: Kang Anon
Muak! Itu satu kata yang paling pas buat menggambarkan isi kepala gue tiap kali buka media sosial hari ini. Kita hidup di...
Logika Dangkal BGN: Menutup Lubang Pendidikan dengan Piring Makan
Oleh: Nazaruddin Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyebut anak putus sekolah terutama disebabkan ketiadaan “uang jajan” adalah analisis yang dangkal sekaligus manipulatif....
Langit Hambalang
Sajak Marlin Dinamikantoburung-burung terbang murung setiap melintas langit hambalang jiwanya yang liar terkurung tak punya jalan pulang kakinya dirantai gelang emas atap langit cemas...
Antara Reward dan Integritas yang Tidak Linier
Oleh: Sobirin MalianDosen Fakultas Hukum Universitas Ahmad DahlanHubungan antara reward seperti gaji dan penegakan hukum bersifat non-linier, di mana kenaikan reward tidak selalu menghasilkan...
Epstein dan Dunia yang Dikuasai Kegelapan
Oleh: Aprinus SalamAwal tahun 2025, para penyelenggara kekuasaan sempat kebakaran jenggot ketika Indonesia dinilai mahasiswa sebagai Indonesia gelap. Bahkan seorang pejabat tinggi menanggapi, “Mana...
Menyembahlah Bebas
Puisi Oka Swastika Mahendra1Di darat aku berdiri tanpa podiummenyebut nama-Mu dengan suara retakdi tanah berdebu dan pasar yang gaduhEngkau mendengar tanpa perlu isyaratsebab langkah...
Lubis Telah Pergi
Puisi MN LapongTak ada yang bisa mengerti secara pasti, bagi setiap orang kapan waktu dan ruang itu menjadi miliknya? Pertanyaan itu tidak semua orang...
Rekonstruksi Pemikiran Prabowo dan Tantangan Ke Depan
Oleh: Dr. Syahganda Nainggolan, GREAT InstituteProf Dr. Siti Zuhro telah menyebutkan nama saya ada dalam pertemuan 5 tokoh nasional bersama Prabowo Subianto, pada 30/1...
Lansia dan Alienasi Kelas Sosial
Oleh: Pril HusenoTersebutlah, seorang lansia yang tengah kepingin sekali ngopi di malam hujan kawasan Taman Puring Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebutlah Namanya Pak Karim....

















