Reportase : Teuku Maulizar, Biro Aceh
Aceh Besar, Kansnews.com – Belajar tentang lingkungan tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Hal itu terlihat dalam kegiatan pembelajaran luar ruang yang digelar SD Alam Inclusive Islamic Orbit School (IOS) pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di lingkungan sekolah SD Alam Inklusif IOS. Mengusung tema “Menjaga Alam, Menjaga Masa Depan”, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar lebih dekat dengan alam sekaligus memahami pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada teknik sambung pucuk, salah satu metode perbanyakan tanaman. CV Bukit Raja Utama hadir sebagai mitra pembibitan sekaligus narasumber yang memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada peserta didik. Anak-anak tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai proses pembibitan, tetapi juga diajak mengamati dan mencoba secara langsung teknik perbanyakan tanaman tersebut.
Pendekatan learning by doing membuat kegiatan berlangsung lebih interaktif. Siswa belajar mengenali tanaman, memahami proses perbanyakan, mengikuti tahapan praktik, hingga bekerja sama dengan teman-temannya. Bagi mereka, pembibitan bukan lagi sekadar teori yang ada di buku pelajaran, melainkan pengalaman nyata tentang bagaimana sebuah tanaman dipersiapkan untuk tumbuh dan memberikan manfaat di kemudian hari.
Dari perspektif pendidikan lingkungan, pengalaman seperti ini memiliki arti penting. Anak-anak diperkenalkan pada hubungan antara manusia, tanaman, pangan, dan lingkungan sejak usia dini. Nilai tanggung jawab, kemandirian, kepedulian terhadap alam, serta rasa syukur kepada Allah SWT dibangun melalui pengalaman langsung. Kolaborasi SD Alam Inklusif IOS dengan CV Bukit Raja Utama juga memperlihatkan bagaimana pembelajaran dapat diperkuat melalui keterlibatan praktisi dan mitra yang memiliki pengalaman di bidang pertanian.
Lebih dari sekadar kegiatan pembibitan, pembelajaran yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi upaya menanamkan kesadaran bahwa keberlanjutan lingkungan dimulai dari pengetahuan dan pengalaman sederhana yang ditanamkan sejak dini. Hari ini anak-anak belajar menumbuhkan tanaman, esok mereka diharapkan mampu ikut merawat kehidupan. Melalui semangat “Belajar dari alam, tumbuh bersama alam, menjaga alam untuk masa depan,” SD Alam Inclusive Islamic Orbit School bersama CV Bukit Raja Utama menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan dapat dimulai dari satu bibit, satu pengalaman, dan satu generasi yang peduli. (tmr)










