Sarinande, Mata Airku
Puisi : Pril HusenoWaktu itu, dirimu adalah mata airjernih mempesonadengan gemericik segarbernyanyikan senyumanHari ini pun dirimuadalah telagayang airnya memancar cahayaresap ke dalam jiwaDahulu dan...
Konsistensi dan Integritas Dalam Politik Yang Hilang
Oleh : Sobirin Malian, Dosen Fakultas Hukum Univeritas Ahmad DahlanKonsistensi sikap politik tampaknya tinggal wacana yang tidak akan membumi dalam praktik. Kenyataannya yang ditemui...
Kekuasaan Dinasti Cukup Sampai Di sini! 220824
Oleh: Ishak Rafick, POSKO Penyelamatan NKRIBerbagai elemen perguruan tinggi, mahasiswa dan aktivis perubahan menggelar Protes massal di depan gedung DPR-RI (220824: 10.00). Mereka...
Prabowo Mengaum, Jokowi Bebek Lumpuh
Oleh: Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke CircleBerbagai pihak seperti mantan Menkumham, Hamid Awaluddin, Kamrussamad, DPR Gerindra dan Arteria Dahlan, DPR PDIP, memberikan pernyataan ada...
GM Menangis Lagi. Layak Pimpin Revolusi
Oleh : Agung MarsudiAIRMATA Goenawan Mohamad (GM) menetes lagi. Dulu ketika diwawancari sebuah media ia tak dapat menutupi kekecewaannya pada Jokowi, yang mati-matian ia...
Dasco Antara Politik Tersurat dan Politik Tersirat
Oleh: Benz Jono Hartono, Praktisi Media MassaPembukaan
Sufmi Dasco Ahmad adalah tokoh penting di kancah politik Indonesia, khususnya di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR...
Kini Kami Ada di Jalan
Puisi : Kakek ParewaDi bawah terik matahari siang iniKami berkumpul dengan tangan terkepalMenuntut hak yang dirampas paksaKonstitusi telah kalian begal dan khianatiSuara demokrasi tak...
DPR dan Presiden Wajib taat pada Putusan MK yang Bersifat Final, Mengikat dan Berlaku...
Oleh: Anthony Budiawan – Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), No 60 dan No...
Jokowi dan DPR Sedang Menggali Lubang Kuburannya Sendiri
Oleh : MN Lapong SH, Presedium PRRITak terduga Presiden Jokowi dan konco-koncone di DPR bergerak cepat untuk kembali memenuhi ambisi dinastinya, setelah Putusan Nomor...
Perempuan di Pinggir Pantai
Puisi : Kakek ParewaDi pinggir pantai di bawah langit yang temaramSeorang perempuan berdiri menunggu dengan diamRambutnya tertiup angin laut yang lembutMatanya menatap jauh menunggu...

















