Moral Tambang

0
Kolom #3 Oleh : Dr YusdinurAkhirnya, Muhammadiyah menerima tawaran pemerintah untuk mengelola tambang, mengikuti sikap NU. Pertimbangan utama organisasi ini adalah ingin mewujudkan keadilan...

Menjelang Agustusan

0
puisi marlin dinamikantobuang saja waktudi ujung pergantian bulansemua hitam. Tak ada cahaya mengintip celah dinding lubang paku yang berkedip taburkan gas beracun di bilik...

Mimpi Upacara Tujuhbelasan di IKN Kutai Kartanegara

0
Oleh : Jacob EresteTadi malam saya bermimpi ikut upacara 17 Agustus 2024 di IKN (Ibu Kota Negara) di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Entah bagaimana...

Bali dan Cintaku

0
Puisi : Nilotama (@Nilot_)Di tanah para dewa, Bali tersenyumHamparan surga di antara lautan biruGunung-gunung tinggi, sawah membentangDi antara pantai, pasir putih mengundangNyanyian ombak di...

Memerangi Islamophobia

0
Oleh: Ishak Rafick (Penulis National Bestseller ‘’Trilogi Jalan Baru Membangun Indonesia’’Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (MU PBB) telah mengeluarkan resolusi, yang menetapkan tgl 15...

Menyiasat Fenomena Tindak Kekerasan Terhadap Insan Pers

0
Oleh : Jacob EresteTindak kekerasan terhadap wartawan tampaknya semakin brutal dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang mungkin merasa sangat terganggu oleh fungsi kontrol yang dilakukan...

Balada PDNS Tak Kunjung Henti, Sudah Diretas, Dicuri Datanya, Kini Dikambing Hitamkan Bolotnya IKN

0
Oleh : Dr. KRMT Roy Suryo Bolotnya / Lambatnya Penyelesaian Pembangunan IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara memang sudah tidak bisa dihindarkan lagi, meski berusaha...

Pagi Dalam Aroma Cinta

0
Puisi : Kakek ParewaMatahari terbit menyapa pagiMenari di atas laut membiruBagai senyummu menyapaku hangatPada pagiku yang terkuak dalam ceriaSeperti senyummu yang hangat,Warnai langkah menapak...

Puisi Puisi Felda Rahayu

0
Tetap TegakIni kisah tentang alamTentang pohon yang tetap berdiri di tengah polusiTentang kijang yang berbagi tempat dengan berang berangPayung bumi engkau dijulukiLaut dan gunung...

Malam Kopi

0
Puisi : Mustafa IsmailBahkan untuk ngopi punkita harus berjaga: menjerang air hingga larutdan mengaduknya sampai malam surutLewat telepon, kau mewanti-wanti:airnya mesti panas sekali, lalu...

Follow us

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest news