Cara Tuhan
Puisi Musftofa W HasyimBanjir dan longsorLongsor dan banjirmenerjang ruang dan waktu yang gentingnenghantam kesadaranbahwa membiarkankejahatan lingkunganharus dibayar dengan bencanayang tak terbayangkan sebelumnyaSumatra yang dulu...
Kepada Tan Malaka
Sajak Afnan Malay kemerdekaanitu, tak sampai jua seratus persen, pintamu Tansia-sia menghilang yang datangcelaka ditabung puluhan tahundalam celengan-celengan nista terbuat dari terakota terlepas tangan...
Hikayat Pulau Perca
Sajak Afnan Malaydi lautan, kapal Sumatera berbenderaperca: kain terkoyak-koyak, terdampar ke daratan cabikan-cabikan menyulaphutan-hutan. raja-raja hutan berdatangansilih berganti mengasah kapak-kapaklapar jutaan hektar dikoyak-koyaktanah-tanah dipotong-dipotongberlembar-lembar...
Ibu yang Memeluk Anaknya
Puisi Oka Swastika MahendraDi Palembayan arus menggulungMalam pecah tanpa aba-abaBumi bergemuruh, langit seakan runtuhRina Sitati seorang ibuTetapkan yakin antara hidup dan ajalSepuluh meter mereka...
Sajak Ironika Bencana
Sajak Ricky Rickardo
Sekarang tak perlu lagi susah-susah mencari kayuTak perlu keluar masuk hutan, menebang dan keluarkan biaya tukangPergilah ke SuwarnadwipaAnda tinggal angkut, tak perlu...
PUISI PUISI OKA SWASTIKA MAHENDRA
MUHASABAH BANJIR SUMATRA-1Air meluap — rumah robohLangit kelabu seperti menahan isakTerpaku menatap bumi yang letihUlah serakah tangan manusiaWahai jiwaBerhentilah sebentar, hitunglah kembali langkahmuBukankah Tuhan...
Nang Ning Nung
Puisi Slamet WidodoKulepas segala tentang.Tak beda bayang.Rasa melayang.Mata pun memandang.Hanya selayang pandang.Jauh jangkau radang.Besar teramat sayang.Terjang badai menerjang.Alam tenang.Bumi senang.Telaga bening menggenang.Satwa riang.Suara belantara...
Dua Hari Ia Berjalan Mencari Istri dan Anak
Oleh: Denny JA(Bencana banjir dan longsor melanda Aceh, Sumut dan Sumbar di November 2025. Lebih 300 nyawa melayang. Kisah ini diinspirasi oleh Ebyn, yang...
Syair Sinrili Na’ Bencana Banjir Aceh, Sumut dan Sumbar
Puisi MN Lapong*Doa berlalu dalam sujud hamba, Tetap saja, Luka itu menganga dalam, Meniduri hati, Meniduri pikiran, Semua kita, Pilu jiwa ini, Berontak murka,...
Badai Sumatera
Puisi Anto Narasomadi sepanjang kesenyapan, daun-daun pun mengering,suara pembabat hutan yang membawa cerita busuk menumbangkan kematian dalam diamtak ada gelagat perlawanan,karena pistol dan tajamnya...
















